
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 akan digelar mulai 21 hingga 30 April mendatang. Menjelang pelaksanaan, Universitas Airlangga (UNAIR) memastikan seluruh persiapan, baik teknis maupun nonteknis, telah dimatangkan untuk menyambut ribuan calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Pengecekan fasilitas dilakukan secara menyeluruh. Ruang ujian, perangkat komputer, hingga sistem pengamanan diperiksa berlapis untuk menjamin kelancaran ujian berbasis komputer tersebut.
Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR, Achmad Solihin, menegaskan bahwa pelaksanaan SNBT tahun ini tetap mengedepankan prinsip keadilan dan integritas. “Secara umum tidak ada perubahan signifikan dari tahun sebelumnya. Namun, sanksi tegas pasti diberikan kepada siapa pun yang melanggar aturan,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Pelaksanaan SNBT di UNAIR akan dipusatkan di Kampus Dharmawangsa-B dan Kampus MERR-C. Di dua lokasi ini, pengawasan diperketat sejak pintu masuk hingga ruang ujian. Peserta akan melalui pemeriksaan ketat guna mencegah segala bentuk kecurangan.
Aturan berpakaian pun tak kalah tegas. Peserta diwajibkan mengenakan pakaian rapi atau seragam sekolah dan bersepatu, serta membawa identitas diri dan dokumen kelulusan resmi. Sebaliknya, alat komunikasi dan kalkulator dilarang keras masuk ke ruang ujian.
“Peserta wajib membawa identitas diri dan dokumen kelulusan. Namun, alat komunikasi maupun kalkulator dalam bentuk apa pun tidak diperkenankan,” kata Solihin.
Disiplin waktu menjadi kunci utama dalam pelaksanaan ujian ini. Setiap hari, ujian dibagi dalam dua sesi, dengan penyesuaian khusus pada hari Jumat. Panitia menegaskan tidak ada toleransi bagi peserta yang datang terlambat. “Tidak ada toleransi keterlambatan. Peserta harus hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan,” tegasnya.
Selain pengamanan, UNAIR juga menaruh perhatian pada aspek inklusivitas. Kampus ini menyediakan fasilitas khusus bagi peserta berkebutuhan khusus, termasuk tuna daksa dan tuna rungu, dengan lokasi ujian yang telah disesuaikan. “Semua peserta harus mendapatkan kesempatan yang setara. Karena itu, fasilitas bagi penyandang disabilitas kami siapkan secara maksimal,” ujar Solihin.
Untuk menghindari kendala teknis pada hari pelaksanaan, peserta disarankan melakukan survei lokasi ujian sehari sebelumnya. UNAIR telah memasang berbagai penunjuk arah dan denah lokasi untuk memudahkan peserta. “Sebaiknya peserta meluangkan waktu untuk mengenali lokasi ujian lebih awal agar tidak mengalami kebingungan pada hari pelaksanaan,” tuturnya.
Dengan persiapan yang kian matang, UNAIR berharap pelaksanaan SNBT 2026 dapat berlangsung lancar, tertib, dan menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan menjadi pintu awal bagi generasi muda menuju masa depan akademik mereka.(*)
Kontributor: Khefti
Editor: Abdel Rafi


