Monday, February 23, 2026
spot_img
HomeSosial BudayaKemanusiaanRamadhan di Tengah Luka Banjir, LAZISNU Jatim Dirikan Empat Dapur Umum untuk...

Ramadhan di Tengah Luka Banjir, LAZISNU Jatim Dirikan Empat Dapur Umum untuk Penyintas Aceh Tamiang

Kegiatan di beberapa titik Dapur Umum Lazisnu Jatim di Aceh Tamiang, Senin (23/2/2026). (foto: Lazisnu Jatim untuk Cakrawarta)

ACEH TAMIANG, CAKRAWARTA.com – Di tengah suasana Ramadhan yang seharusnya membawa ketenangan, ribuan warga penyintas banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, masih bergulat dengan keterbatasan. Untuk membantu memastikan mereka tetap dapat menjalani sahur dan berbuka dengan layak, NU Care-LAZISNU Jawa Timur mendirikan empat dapur umum di wilayah terdampak.

Empat dapur umum tersebut tersebar di Desa Kota Lintang Bawah, Desa Banai, Desa Menanggini, serta satu titik di wilayah Aceh Timur. Dapur-dapur ini menjadi tumpuan harapan bagi warga yang hingga kini masih dalam proses pemulihan pascabencana.

“Logistik yang kami kirimkan diproyeksikan mencukupi kebutuhan operasional dapur umum selama empat hari ke depan, khususnya untuk sahur dan berbuka bersama warga,” ujar anggota tim dapur umum LAZISNU Jatim, Ahmad Syaiful, Senin (23/2/2026), dari Aceh Tamiang.

Distribusi bantuan difokuskan untuk memastikan dapur umum dapat segera beroperasi sejak awal Ramadhan. Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pokok dan perlengkapan memasak, mulai dari beras, minyak goreng, mi instan, bumbu dapur, hingga peralatan seperti kompor dua tungku, kompor satu tungku, blender, dan rice cooker.

Manajer Program NU Care-LAZISNU Jawa Timur, M Risal Syarifuddin, mengatakan, dukungan logistik tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan layanan dapur umum di lokasi terdampak.

“Kami memastikan kebutuhan dasar dapur umum terpenuhi agar warga tetap dapat menjalani Ramadhan dengan lebih tenang, meskipun masih dalam masa pemulihan,” kata Risal.

Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi, terutama di dapur umum wilayah Aceh Timur, seperti tambahan kompor dua tungku, blender, minyak goreng, serta bumbu dapur.

“Kekurangan itu segera kami lengkapi melalui penganggaran lanjutan yang telah direncanakan,” ujarnya.

Selain dapur umum, LAZISNU Jawa Timur juga menyiapkan program distribusi pakaian layak pakai dan perlengkapan Ramadhan menjelang Idul Fitri. Program ini diharapkan dapat menghadirkan rasa kebersamaan dan menguatkan semangat warga yang tengah bangkit dari bencana.

Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir bandang pada akhir November 2025. Bencana tersebut melanda sedikitnya 12 kecamatan dan merusak sekitar 58.000 bangunan. Hingga kini, sebagian warga masih berupaya memulihkan kehidupan mereka dari dampak bencana tersebut.

Di tengah keterbatasan itu, kehadiran dapur umum bukan sekadar menyediakan makanan, melainkan juga menjadi simbol solidaritas bahwa mereka tidak sendiri menghadapi masa sulit, bahkan di bulan penuh harapan.(*)

Kontributor: Cak Edy

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular