Presiden Prabowo Hadiri Satu Abad Gontor, Danrem Untoro: Sinergi Personel Jadi Kunci Pengamanan

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Puncak peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/9/2026). (foto: Arwang)

PONOROGO, CAKRAWARTA.com – Puncak peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo menjadi agenda kenegaraan yang mendapat pengamanan ketat. Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di lingkungan pondok pada Sabtu (19/9/2026) dikawal ribuan personel TNI-Polri dan aparat gabungan.

Pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Presiden berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjaga kelancaran peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor yang digelar di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Selaku Dansatgaspamwil, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyampaikan apresiasi terhadap seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan VVIP tersebut.

Menurut Untoro, keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel yang dikerahkan, tetapi juga oleh kesiapan, kesigapan, komunikasi, dan koordinasi setiap unsur di lapangan.

“Alhamdulillah, kegiatan Bapak Presiden di Pondok Gontor dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan tentunya kondusif,” kata Kolonel Untoro usai pelaksanaan pengamanan.

Ia menegaskan, setiap unsur pengamanan telah menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing. Koordinasi lintas satuan juga menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana.

“Seluruh personel melaksanakan tugasnya dengan baik. Semuanya saling berkoordinasi dan bekerja sama di lapangan, sehingga hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan,” ujarnya.

Bagi aparat pengamanan, kehadiran Presiden dalam momentum satu abad Gontor memiliki konsekuensi tersendiri dalam aspek pengamanan. Setiap pergerakan dan rangkaian kegiatan harus dipastikan berlangsung dengan koordinasi yang terukur antara unsur TNI, Polri, serta aparat terkait lainnya.

Karena itu, soliditas antarpersonel menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan pengamanan VVIP.

Untoro menilai komunikasi dan kerja sama yang terbangun selama pelaksanaan tugas menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai agenda kenegaraan berikutnya di wilayah Madiun Raya.

Ia berharap sinergi TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait dapat terus dipertahankan, terutama dalam menghadapi kegiatan yang melibatkan pejabat negara dan masyarakat dalam jumlah besar.

“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Semoga sinergi dan kerja sama yang baik ini terus terjaga,” pungkasnya.

Puncak peringatan satu abad Gontor pun berlangsung dengan pengamanan berlapis. Di balik berlangsungnya agenda tersebut secara tertib, terdapat kerja ribuan personel yang memastikan setiap tahapan pengamanan berjalan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.(*)

Kontributor: Arwang

Editor: Abdel Rafi