
MADIUN, CAKRAWARTA.com – Kebersamaan menjadi salah satu kekuatan yang terus dibangun Korem 081/DSJ dalam memperkokoh soliditas prajurit dan keluarga besar satuan. Salah satunya dilakukan melalui makan bersama yang digelar selepas Salat Jumat di Aula Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jalan Pahlawan Nomor 50, Kota Madiun, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai itu mempertemukan para prajurit dan anggota Persit. Meski sederhana, makan bersama tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat di lingkungan keluarga besar Korem 081/DSJ.
Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai bagian dari upaya memupuk kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara seluruh anggota satuan.
“Sengaja hari ini kita kumpul-kumpul dan makan bareng untuk lebih mempererat lagi kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara kami,” kata Untoro di sela kegiatan.
Menurut dia, kebersamaan yang kuat merupakan salah satu modal penting untuk membangun kekompakan dan soliditas satuan. Karena itu, hubungan yang harmonis serta komunikasi yang baik antaranggotanya perlu terus dipelihara.
Bagi Korem 081/DSJ, soliditas satuan tidak semata-mata dibangun melalui kegiatan kedinasan maupun pelaksanaan tugas. Kedekatan personal, kepedulian, dan rasa saling memiliki sebagai bagian dari satu keluarga besar juga menjadi unsur penting dalam menjaga kekuatan organisasi.
Untoro berharap nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada suasana santai saat makan bersama. Lebih dari itu, kebersamaan diharapkan dapat menjadi energi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas prajurit sehari-hari.
“Kita ingin keluarga besar Korem 081/DSJ ini selalu kompak. Dengan kebersamaan yang baik, tentunya kita akan semakin kuat dalam menghadapi setiap tantangan tugas,” ujarnya.
Persit dan Dukungan Keluarga
Dalam kesempatan tersebut, Untoro juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya anggota Persit, dalam mendukung tugas dan pengabdian para prajurit.
Menurut dia, kehidupan seorang prajurit tidak dapat dilepaskan dari dukungan keluarga. Ketika prajurit menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dukungan dari keluarga menjadi salah satu sumber kekuatan yang turut menentukan keteguhan dalam menjalankan pengabdian.
Karena itu, ia berharap anggota Persit tidak hanya menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga terus memberikan dukungan terhadap tugas suami sebagai prajurit.
“Selain sebagai ibu rumah tangga, Persit diharapkan juga mampu terus mendukung tugas-tugas suaminya sebagai prajurit. Tentunya sebagai prajurit, kami juga membutuhkan dukungan semacam itu,” katanya.
Untoro meyakini, hubungan yang harmonis antara prajurit, keluarga, dan lingkungan satuan akan menciptakan suasana yang lebih kondusif dalam menjalankan tugas.
Dukungan keluarga yang kuat, kata dia, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga semangat dan ketahanan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.
Melalui kebersamaan yang terus dipelihara, Korem 081/DSJ berharap kekompakan tidak hanya menjadi nilai yang hadir dalam kegiatan informal, tetapi juga menjelma menjadi kekuatan nyata dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian.
Dengan demikian, kebersamaan antara prajurit dan keluarga besar Korem 081/DSJ diharapkan semakin memperkokoh semangat pengabdian serta soliditas satuan dalam menjalankan setiap tanggung jawab yang diemban.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi








