Berita Terpercaya Tajam Terkini

Peminat Membludak, Ponpes Assalam Kampar Adakan Seleksi Untuk Dapatkan Bibit Santri Berkualitas

0
Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. (foto: anhar)

 

KAMPAR RIAU – Untuk menghasilkan lulusan yang berkulitas, dimulai dari cara rekuitmen peserta didik yang berkualitas. Dalam ilmu manajamen bahwa input-proses-output merupakan siklus harus dikelola dengan baik. Sehingga satu unsur saja yang kurang maksimal dikelola, akan berdampak pada unsur lainnya dan hasil yang diharapkan.

Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau menyaring peserta didik yang dijadikan sebagai input dengan mengadakan tes seleksi masuk dengan 2 model tes, yakni tes tulisan dengan muatan soal tentang pengetahuan umum, pendidikan Agama Islam dan tes lisan dan wawancara, tes lisan yang diujikan adalah praktek ibadah sholat dan membaca serta menulis Al-Quran, sedangkan wawancara untuk memantau tentang prestasi santri dan latar belakang keluarga dan motivasi belajar santri.

Ketua Panitia Penerimaan Santri Baru tahun ajaran 2021/2022 Ihfazni Arham, M.Ag mengatakan bahwa mulai Minggu (28/3/2021), pihaknya akan memulai tes seleksi pada pukul 08.00 s/d 09.00 untuk sesi ujian tulisan, setelah itu istirahat lebih 30 menit, kemudian dilanjutkan untuk ujian lisan dan wawancara dimulai pada pukul 09.30 sampai dengan pukul 12.30 WIB.

“Seluruh rangkaian pelaksanan tes, mulai dari tes tulisan, lisan dan wawancara akan diupayakan hasilnya bisa diumumkan pada pukul 14.00 WIB pada siang hari itu juga, setelah pengumuman kelulusan para calon santri baru dapat langsung mendaftar ulang, waktu untuk mendaftar ulang tanggal 28 Maret 2021 sampai dengan 14 April 2021,” papar Ihfazni kepada Cakrawarta.com, Sabtu (20/3/2021).

Untuk memotivasi calon santri baru, sebut Ihfazni, Pondok Pesantren Assalam akan memberikan reward (penghargaan) kepada Peserta tes dengan hasil tes tertinggi satu, dua dan tiga yaitu berupa beasiswa. Rinciannya peraih hasil tes tertinggi pertama mendapatkan beasiswa senilai Rp 1950.000,- (3 bulan SPP), peraih hasil tes tertinggi kedua mendapatkan beasiswa senilai Rp 1300.000,- (2 bulan SPP) sedangkan tertinggi ketiga mendapatkan beasiswa senilai Rp 650.000 (1 bulan SPP).

Tidak hanya itu, Pondok Pesantren Assalam juga memberikan akan reward kepada santri yang berprestasi di sekolahnya, yakni peringkat 1-5 besar pada kelas 4, 5,6 di sekolah dasar (SD) atau di sekolah menengah (SMP/MTs) pada kelas 7, 8, 9 diberikan keringanan biaya sebesar 50% dari biaya perlengkapan.

“Hal itu kita lakukan supaya santri-santri yang masuk memiliki kualitas yang bagus,” terang Asdisyah Mursyid selaku pengurus Ponpes Assalam yang juga menjabat sebagai Kapolsek Singingi ini.

Sementara itu, Ihfazni menyatakan bahwa “untuk memudahkan para pendaftar, sebagaimana disampaikan pendaftaran dapat dilaksanakan secara online dengan link :bit.ly/psb-assalam2021. Dengan memanfaatkan teknologi hari ini, pendaftaran akan lebih mudah, efisien dan online ini juga mengingat kondisi kita tengah berada di masa pandemi hari ini.”

Ihfazni menuturkan, memang untuk tahun ajaran tahun 2021/2022 ini terjadi peningkatan yang signifikan untuk pendaftaran. Hal itu dikarenakan masyarakat sudah merasakan bagaimana bahaya lingkungan hari ini, maka solusi satu-satunya adalah menyekolahkannya di pondok pesantren, dengan penjagaan yang begitu ketat dan juga pembinaan mental yang sangat diperhatikan di pondok pesantren.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Dr. Muhammad Amin, M.Pd mengatakan, untuk tahun ini, sangat bersyukur sekali karena dapat menyaring calon santri baru. Seleksi diperlukan karena terjadi peningkatan pendaftaran.

“Kita akan mengedepankan objektifitas dalam melakukan seleksi penerimaan santri baru ini , kita akan melihat santri yang daftar ulang pada gelombang I (pertama) ini, setelah itu baru kita buka pendaftaran gelombang ke II (dua) yang insyaAllah akan diadakan seleksi pada tanggal 28 juni 2021 yang akan datang,” pungkasnya.

(anhar rosal/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.