Wednesday, March 29, 2023
HomeBerita AllPeduli Surabaya, Komunitas RAR Adakan Diskusi Publik Bersama ITS

Peduli Surabaya, Komunitas RAR Adakan Diskusi Publik Bersama ITS

12802859_103164566746366_3031725047341710175_n

SURABAYA – Bersinergi dan berbagi merupakan filosofi yang dikembangkan oleh Komunitas Peduli Surabaya Rek Ayo Rek (RAR) dalam membangun Surabaya. Seolah tak henti, setelah program resik-resik Jalan Tunjungan, dilanjutkan membangun silaturahmi dengan Universitas Airlangga (Unair), lalu bakti sosial membersihkan sampah dan menanam mangrove di Wonorejo, hari ini Senin (11/4/2016), Komunitas RAR bersilaturahmi dengan Institut Sepuluh November Surabaya (ITS) untuk penyelenggaraan Diskusi Publik di ITS besok, Selasa (12/4/2016).

“Dalam pertemuan dengan Komunitas RAR, ITS akan menghadirkan pakar ITS yang berkaitan dengan persoalan teknis yang dihadapi masyarakat. Diharapkan diskusi tersebut nantinya menjadi ajang interaksi publik tentang apa dan bagaimana seharusnya membangun Surabaya. Pak Rektor menyambut baik dan sangat antusias dengan pertemuan besok,” ujar Melani, Kepala Humas ITS.

Hal tersebut menurut Melani tak lepas dari wujud kepedulian ITS kepada kota Surabaya. Saat ini ITS menurut Melani banyak berinteraksi dengan stakeholder masyarakat terdekat dengan lokasi kampusnya seperti di Gebang, Keputih dan Kejawan.

“Tentu saja hal yang lebih penting adalah setelah pertemuan ini adalah apa yang bisa disinergikan dalam membangun kepedulian bersama terhadap pembangunan kota Surabaya, ITS akan sangat terbuka kepada masyarakat Surabaya,” imbuh Melani.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama pegiat Komunitas RAR yang juga aktivis dan pemerhati lingkungan hidup Nol Sampah, Wawan Some mengatakan bahwa Prof Ir Joni Hermana MSc ES, Rektor ITS sekarang ini, Prof. Ir. Joni Hermana adalah pakar pengolahan limbah. Karya Joni juga sudah dirasakan masayarakat Surabaya diantaranya IPAL komunal yang berada di Kejawan Putih dan stern kali Gunung Sari.

“Limbah rumah tangga di daerah tersebut diolah dalam limbah komunal yang berada di bawah jalan, lalu bisa digunakan sebagai air bersih. Sehinggaa sangat tepatlah kalau RAR dalam diskusi mendorong adanya komitmen bersama apa yang bisa dilakukan oleh RAR dan apa yang bisa dilakukan oleh ITS untuk masyarakat Surabaya,” ujar Wawan Some.

Untuk diketahui, Diskusi kerjasama RAR dan ITS ini terbuka dan gratis karena diharapkan pertemuan ini menjadi wadah penyerapan aspirasi warga Surabaya, yang akan diteruskan kepada DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Adapun Tema Diskusi adalah “Rembugan mBangun Suroboyo” diselenggarakan Selasa (12/4/2016) dan bertempat di Gedung Rektorat ITS Lantai 1 pada jam 09.00 – 11.00 wib.

(is/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular