Monday, March 4, 2024
HomeEkonomikaPariwisata Lombok Jadi Bahasan Forum PhD Amerika-Eropa

Pariwisata Lombok Jadi Bahasan Forum PhD Amerika-Eropa

Taufan Rahmadi
Taufan Rahmadi, anggota Tim Percepatan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar RI dalam sebuah acara Gerakan Pesona Indonesia (GenPI) di Semarang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa)

MATARAM – Kisah sukses pengembangan pariwisata Lombok akan menjadi bahasan dalam diskusi daring bulanan forum PhD Amerika-Eropa, Sabtu (12/08/2017) besok. Mengangkat tema pengembangan pariwisata di Indonesia, diskusi itu akan menelaah manfaat perkembangan sektor pariwisata terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Indonesia.

Sejauh ini, sekitar 4% pendapatan Indonesia merupakan kontribusi sektor pariwisata. Pemerintah sendiri menargetkan, angka ini dapat ditingkatkan menjadi sekitar 8% dari PDB di tahun 2019 mendatang.

Tentu saja ini bukan hal yang mudah. Taufan Rahmadi, anggota Tim Percepatan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI mengatakan, sejumlah tantangan harus bisa diatasi lebih dini. Ia menunjuk sejumlah hal yang harus disiapkan dan diperbaiki.

“Sukses pengembangan sektor pariwisata NTB khususnya Pulau Lombok beberapa tahun terakhir, bisa menjadi contoh bagaimana mengelola potensi Indonesia yang luar biasa,” ujar mantan Kepala Badan Pengembangan Promosi Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sukses mengembangkan konsep wisata halal itu, Jumat (11/08/2017) siang.

Forum PhD Amerika-Eropa sendiri telah mengidetifikasi sejumlah persoalan yang butuh penanganan segera. Diantaranya persoalan konektivitas, baik dalam pulau maupun antar pulau, terutama akses menuju obyek wisata. Begitu pula sejumlah problem infrastruktur maupun fasilitas layanan penunjang lainnya seperti kesehatan, kebersihan maupun komunikasi dan informasi.

“Kampanye atau promosi daring juga perlu peningkatan. Dalam diskusi itu saya akan memaparkan strategi-strategi yang dikembangkan dan telah membawa NTB meraih sejumlah penghargaan internasional untuk prestasi sektor pariwisatanya,” jelas alumnus program studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Universitas Airlangga (FISIP Unair) yang dikenal sebagai inisiator Generasi Pesona Indonesia (GenPI) itu.

Forum PhD Amerika-Eropa juga melihat bahwa target peningkatan pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata membutuhkan pemahaman komprehensif para pemangku kepentingan maupun masyarakat luas. Karena itu selain Taufan Rahmadi, pemerhati pariwisata Erda Rindrasih akan diminta mengupas lebih teoritik mengenai perkembangan dan problematika pariwisata global dan domestik.

Diskusi daring Forum PhD Amerika-Eropa adalah diskusi bulanan yang memanfaatkan aplikasi Google Hangout melalui kanal live streaming PPI TV. Gelaran ini bersifat terbuka, dapat diakses siapa saja dan setelahnya dapat disaksikan kembali melalui kanal youtube.

(kf/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular