Pangdam V/Brawijaya Genjot Pembangunan Brigif dan Yonif TP Tahap IV, Tekankan Kualitas serta Ketepatan Waktu

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin saat memimpin rapat evaluasi progres pembangunan Brigif TP dan Yonif TP tahap IV di Surabaya, Rabu (8/7/2026). (foto: Pendam V/Brw untuk Cakrawarta)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Pangdam V/Brawijaya memimpin evaluasi menyeluruh terhadap progres penyiapan lahan dan penyusunan site plan pembangunan Brigade Infanteri (Brigif) TP serta Batalyon Infanteri (Yonif) TP Tahap IV. Evaluasi yang digelar secara luring dan daring, Rabu (8/7/2026), itu menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan satuan sekaligus memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target, standar mutu, dan ketentuan yang berlaku.

Paparan berlangsung di Ruang Hening Makodam V/Brawijaya, Surabaya, dengan diikuti para pejabat utama Kodam V/Brawijaya, komandan distrik militer (Dandim), komandan brigade infanteri (Danbrigif), komandan batalyon infanteri (Danyonif) TP, konsultan perencana, serta mitra pelaksana konstruksi dari berbagai daerah yang menjadi lokasi pembangunan.

Dalam forum tersebut, para Dandim memaparkan perkembangan penyiapan lahan, mulai dari tingkat kesiapan lokasi, kemajuan pekerjaan, hingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan beserta langkah-langkah penyelesaiannya. Paparan itu menjadi bahan evaluasi bagi pimpinan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan.

Sementara itu, mitra pelaksana konstruksi menyampaikan perkembangan penyusunan site plan, kemajuan pekerjaan fisik, kesiapan penyelesaian tahap awal pembangunan, serta solusi atas berbagai tantangan teknis yang muncul selama proses pelaksanaan.

Setiap sesi paparan dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi bersama Pangdam V/Brawijaya. Forum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan arahan strategis, masukan, serta penegasan mengenai langkah-langkah percepatan pembangunan di masing-masing wilayah.

Evaluasi dilakukan terhadap proyek pembangunan yang tersebar di sejumlah daerah di Jawa Timur, antara lain Lumajang, Gresik, Banyuwangi, Madiun, Mojokerto, Ngawi, Ponorogo, Trenggalek, Jombang, Kediri, Magetan, Blitar, Kabupaten Malang, Bondowoso, Situbondo, Pamekasan, dan Sampang.

Pangdam V/Brawijaya menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Brigif TP dan Yonif TP Tahap IV sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, mulai dari satuan kewilayahan, pelaksana pembangunan, konsultan, hingga mitra konstruksi.

Paparan ini menjadi sarana evaluasi bersama untuk memastikan progres penyiapan lahan dan pembangunan Brigif TP serta Yonif TP Tahap IV berjalan sesuai rencana. Seluruh pihak diharapkan terus memperkuat koordinasi, menyelesaikan setiap kendala secara cepat, serta menjaga kualitas hasil pembangunan demi mendukung kesiapan operasional satuan, ujar Pangdam V/Brawijaya.

Melalui evaluasi berkala tersebut, Kodam V/Brawijaya berharap koordinasi dan pengawasan pembangunan dapat semakin efektif sehingga seluruh proyek strategis dapat diselesaikan tepat waktu. Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP Tahap IV diharapkan memperkuat struktur organisasi TNI AD, meningkatkan kesiapan operasional satuan, serta mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara secara lebih optimal di masa mendatang.(*)

Kontributor: Bambang

Editor: Abdel Rafi