Wednesday, May 22, 2024
HomePolitikaMendagri Kembali Ingatkan Deteksi Dini Potensi Konflik Pilkada Serentak

Mendagri Kembali Ingatkan Deteksi Dini Potensi Konflik Pilkada Serentak

Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri RI.
Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri RI.

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengangkat mantan Rektor IPDN, Suhajar Diantoro sebagai Penjabat Gubernur Bengkulu, menggantikan Junaidi Hamzah yang telah habis masa jabatannya.

Dalam pengangkatan itu, Tjahjo kembali menekankan perlunya deteksi dini kepada Suhajar. Mengingat, momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan dimulai sebentar lagi. Pemerintahan yang berganti dengan cepat ini menurut Tjahjo harus diimbangi koordinasi sigap.

“Pak Suhajar harus segera melakukan koordinasi dengan Kapolda, Pangdam, DPRD, KPU, Bawaslu dan seluruh pengambil kebijakan demi menjaga stabilitas keamanan,” tuturnya saat memberikan pidato pengangkatan Suhajar di kantornya, Rabu (2/12).

Hal ini terkait dengan deteksi dini pengamanan Pilkada serentak 2015. Menurut Tjahjo, pemetaan hasil deteksi dini terhadap lokasi rawan konflik yang paling menentukan. Mengingat, hanya dengan manajemen terukur seperti inilah konflik-konflik pesta demokrasi dapat diatasi.

Tjahjo menjelaskan saat-saat genting di dalam Pilkada serentak. Ia menilai, momen penghitungan suara harus benar-benar diperhatikan seluruh pemangku kepentingan. Pasalnya, situasi massa tidak bisa diduga dan sanggup meledak kapanpun, sehingga perlu pengamanan ekstra.

“Saat penghitungan suara, ini emosi masyarakat tinggi, siapa yang menggerakkan itu? Ya para elit, ini harus diamankan,” pungkasnya.

(msa/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular