
JAKARTA, CAKRAWARTA.com – Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin laporan korps kenaikan pangkat 47 perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Darat di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Dari jumlah tersebut, 20 pati bertugas di luar struktur TNI AD, sedangkan 27 lainnya berada dalam struktur organisasi. Kenaikan pangkat itu meliputi dua perwira tinggi berpangkat letnan jenderal, 13 mayor jenderal, dan 32 brigadir jenderal.
Dalam amanatnya, Maruli menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif dan inovatif di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berubah. Para perwira tinggi, menurut dia, tidak cukup hanya menjalankan rutinitas, tetapi harus mampu mendorong kemajuan satuan dan meningkatkan profesionalitas prajurit.
Seiring dengan kebijakan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), para pimpinan TNI AD juga dituntut mengikuti perkembangan teknologi dan mampu menerjemahkannya dalam peningkatan kinerja organisasi.
“Dengan menyandang pangkat perwira tinggi, para perwira harus mulai berpikir menyeluruh, melihat kondisi bangsa dan TNI Angkatan Darat secara khusus, serta mampu menentukan langkah nyata. Hindari rutinitas yang menghambat kemajuan satuan,” ujar Maruli.
Ia juga mengingatkan pentingnya soliditas internal dan sinergi antarlembaga dalam mendukung tugas-tugas pertahanan negara. Di sisi lain, pembenahan satuan dan peningkatan kesejahteraan prajurit tetap menjadi prioritas, antara lain melalui program perumahan serta pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kenaikan pangkat ini diharapkan memperkuat kapasitas kepemimpinan di tubuh TNI AD sekaligus meningkatkan kontribusi para perwira tinggi dalam menjaga kedaulatan negara.(*)
Kontributor: Johannes Doblang
Editor: Abdel Rafi


