Kapolresta Malang Dorong Aremania-Bonek Jaga Rivalitas Tetap Damai

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo Pambudi Soekarno saat berdialog dengan awak media dalam kegiatan “Ngopi Bersama Media” di Media Corner Polresta Malang Kota, Selasa (11/8/2026). (foto: Arif Budi P)

MALANG, CAKRAWARTA.com – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo Pambudi Soekarno mendorong rivalitas antara suporter Aremania dan Bonek Mania tetap berada dalam koridor olahraga. Ia membuka peluang mempertemukan kedua kelompok suporter untuk membangun komunikasi dan persahabatan guna menjaga keamanan di Malang Raya.

Ajakan tersebut disampaikan Danang saat berdialog dengan awak media dalam kegiatan “Ngopi Bersama Media” di Media Corner Polresta Malang Kota, Selasa (11/8/2026). Dalam pertemuan itu, ia juga mengajak media memperkuat kolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kita ingin rivalitas tetap berada dalam konteks olahraga. Kalau ada kesempatan, saya ingin mempertemukan Aremania dan Bonek untuk membangun persahabatan,” ujar Danang.

Menurut dia, perbedaan dukungan terhadap klub sepak bola tidak seharusnya berkembang menjadi konflik sosial. Rivalitas, kata dia, dapat tetap menjadi bagian dari dinamika sepak bola sepanjang tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Polresta Malang Kota, lanjut Danang, siap menjadi jembatan komunikasi apabila terdapat ruang untuk mempertemukan perwakilan kedua kelompok suporter. Upaya tersebut diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih positif dan mencegah potensi gesekan di kemudian hari.

Gagasan memperkuat persahabatan antarsuporter juga diharapkan dapat diwujudkan melalui momentum pertandingan sepak bola mendatang, termasuk agenda laga kandang pada 29 November.

Danang mengatakan semangat persahabatan tidak perlu berhenti pada Aremania dan Bonek. Hubungan positif tersebut, menurut dia, dapat diperluas dengan kelompok suporter klub lain sehingga tercipta budaya sepak bola yang lebih dewasa.

“Rivalitas di lapangan tetap menjadi warna olahraga, sementara persaudaraan dan keamanan masyarakat harus menjadi kepentingan bersama,” katanya.

Perkuat Kemitraan dengan Media

Selain membahas dinamika sepak bola, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi Polresta Malang Kota dan insan pers untuk bertukar pandangan mengenai kebutuhan informasi publik serta berbagai perkembangan di Kota Malang.

Danang mengatakan karakter Kota Malang yang dinamis membutuhkan komunikasi publik yang terbuka. Karena itu, ia mengajak media menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami siap menerima ide, saran, dan gagasan dari teman-teman media agar Polresta Malang Kota lebih informatif dan aplikatif dalam memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta jajaran kepolisian membuka akses komunikasi dengan media sesuai bidang masing-masing. Koordinasi dapat dilakukan melalui Seksi Hubungan Masyarakat (Humas), kepolisian sektor, maupun personel terkait.

“Kebutuhan narasumber silakan dikoordinasikan dengan Humas. Kami akan berupaya memberikan informasi yang diperlukan agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas,” kata Danang.

Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mantan Kapolres Lumajang itu memperkenalkan diri kepada awak media sekaligus menyatakan kesiapan memperkuat komunikasi publik dan kemitraan dengan insan pers.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Malang Kota membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat. Di tengah dinamika sepak bola dan potensi rivalitas suporter, kepolisian berharap kolaborasi dengan media dan komunitas dapat ikut menciptakan suasana yang aman serta mendukung perkembangan sepak bola yang lebih sehat di Malang Raya.(*)

Kontributor: Arif Budi P

Editor: Abdel Rafi