Monday, March 4, 2024
HomeBerita AllKAMMI: Radar Sukabumi Menghina Islam dan Pancasila

KAMMI: Radar Sukabumi Menghina Islam dan Pancasila

Cover Radar Sukabumi edisi Selasa (9/5/2017), yang dinilai menghina bendera tauhid dan Pancasila. Banyak pihak mulai bereaksi salah satunya adalah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).
Cover Radar Sukabumi edisi Selasa (9/5/2017), yang dinilai menghina bendera tauhid dan Pancasila. Banyak pihak mulai bereaksi salah satunya adalah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

JAKARTA – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mengecam Radar Sukabumi yang membuat cover dengan gambar Burung Garuda yang tengah mencabik bendera putih bertuliskan kalimat Tauhid. Ketua Umum PP KAMMI Kartika Nurahman menilai gambar cover tersebut menghina Islam sekaligus menghina Garuda Pancasila.

“Membuat gambar kalimat Tauhid dicabik dengan kaki itu menyakiti perasaan Umat Islam. Demikian pula membuat gambar Burung Garuda tampak sadis mencabik bendera tauhid itu juga menyakiti perasaan Anak Bangsa karena tidak sesuai dengan ruh dan jiwa Pancasila,” ujar Nurohman kepada redaksi cakrawarta.com, Selasa (9/5/2017) siang.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KAMMI Arif Susanto melanjutkan bahwa KAMMI mendesak Radar Sukabumi menarik koran yang terbit hari ini (9/5) serta meminta maaf kepada seluruh umat Islam dan juga kepada seluruh rakyat Indonesia. KAMMI juga mendesak pihak kepolisian mengusut dan menindak tegas pihak Radar Sukabumi.

“KAMMI meyakini bahwa Radar Sukabumi ada niat baik untuk menarik koran hari ini dan meminta maaf kepada Umat Islam dan Rakyat Indonesia. Sudah cukup bangsa ini dibuat gaduh oleh Penistaan Agama yang dilakukan Ahok. Namun bila ditemukan ada niat buruk dan kesengajaan dari Radar Sukabumi, KAMMI sebagai bagian dari umat Islam dan bagian dari Rakyat Indonesia siap bertindak lebih serius”, ujar Arif.

Sementara itu, dihubungi terpisah Ketua KAMMI Daerah Sukabumi Irfan Maulana mengatakan bahwa cover Radar Sukabumi yang menghina Islam dan Pancasila membuat resah masyarakat Sukabumi.

“KAMMI dan organisasi ummat Islam di Sukabumi sedang rapat koordinasi intensif untuk menyikapi cover Koran Radar Sukabumi ini. Akan ada sikap dan tindak lanjut yang serius atas hal yang menyakiti perasaan Umat Islam ini”, papar Irfan.

(as/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular