Friday, February 6, 2026
spot_img
HomeEkonomikaJusuf Kalla: Stabilitas Ekonomi Menentukan Daya Saing Pendidikan Tinggi

Jusuf Kalla: Stabilitas Ekonomi Menentukan Daya Saing Pendidikan Tinggi

Wakil

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) menggelar Sidang Paripurna di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C Universitas Airlangga, Jumat (6/2/2026). Forum ini mempertemukan pimpinan dan anggota senat akademik PTN-BH dari berbagai daerah untuk membahas arah kebijakan pendidikan tinggi nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam sidang tersebut, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla hadir sebagai pembicara utama. Ia menyampaikan paparan bertajuk “Aspek Ekonomi Makro terhadap Perkembangan Pendidikan Tinggi dan SDM Unggul”, sebuah tema yang dinilai relevan dengan tantangan pengelolaan perguruan tinggi di tengah fluktuasi ekonomi global.

Jusuf Kalla menegaskan bahwa pendidikan tinggi dan kondisi ekonomi makro memiliki hubungan timbal balik yang erat. Stabilitas ekonomi, menurut dia, menjadi fondasi penting bagi penguatan riset, inovasi, serta peningkatan mutu lulusan perguruan tinggi.

“Pertumbuhan ekonomi yang stabil memungkinkan negara berinvestasi lebih besar pada pendidikan dan riset. Sebaliknya, pendidikan tinggi yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia unggul yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Ia menilai, tanpa dukungan ekonomi yang kokoh, perguruan tinggi akan menghadapi keterbatasan dalam pengembangan kapasitas akademik, riset, dan infrastruktur. Karena itu, kebijakan ekonomi nasional perlu secara konsisten menempatkan pendidikan tinggi sebagai investasi strategis jangka panjang.

Dalam konteks tersebut, Jusuf Kalla juga menekankan pentingnya kemampuan adaptasi perguruan tinggi terhadap perubahan global. Menurutnya, kurikulum, riset, dan inovasi harus diselaraskan dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, serta dinamika pasar kerja.

“Perguruan tinggi harus mampu membaca arah perkembangan ekonomi global. Jika tidak adaptif terhadap perubahan, kita akan tertinggal dalam persaingan,” katanya.

Sidang Paripurna Majelis Senat Akademik PTN-BH ini menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan nasional. Melalui pandangan para pakar dan pimpinan akademik, forum tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kebijakan ekonomi dan pendidikan tinggi, guna mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing global.(*)

Kontributor: Khefti

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular