
TULUNGAGUNG, CAKRAWARTA.com – Akses warga di Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, segera membaik. Melalui Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II, sebuah jembatan gantung akan dibangun untuk menghubungkan tiga desa, yakni Kauman, Bulurejo, dan Kalangbret.
Kepala Desa Kauman, Brida Mardi Utomo, mengatakan keberadaan jembatan tersebut telah lama dinantikan warga. Selama ini, mobilitas antardesa masih bergantung pada jalur memutar yang harus melewati beberapa desa lain.
“Jembatan ini akan memangkas jarak tempuh warga, terutama untuk keperluan pendidikan dan kegiatan sosial. Banyak fasilitas umum berada di Desa Kauman,” ujar Brida saat meninjau lokasi rencana pembangunan, hari ini, Sabtu (10/1/2026).
Menurut dia, akses langsung antardesa akan mempermudah aktivitas harian masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah hingga kegiatan kemasyarakatan. Selama ini, keterbatasan infrastruktur menjadi kendala utama dalam mobilitas warga di kawasan tersebut.
Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menambahkan bahwa pembangunan jembatan tidak hanya ditujukan untuk memperlancar pergerakan warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Dengan akses yang lebih mudah, aktivitas ekonomi warga dapat berkembang. Jembatan ini diharapkan menjadi penghubung yang produktif, bukan sekadar lintasan,” katanya.
Selain aspek ekonomi, Untoro menilai jembatan tersebut berperan penting dalam memperkuat interaksi sosial antardesa. Infrastruktur yang memadai, menurut dia, menjadi prasyarat bagi tumbuhnya kohesi sosial di wilayah pedesaan.
Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya peningkatan konektivitas di daerah dengan keterbatasan akses. Pemerintah berharap, pembangunan infrastruktur dasar semacam ini dapat berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi



