Jelang Muktamar, LDNU Jatim Gelar Dzikir Akbar Doakan Persatuan NU dan Keselamatan Indonesia

Ilustrasi

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Pengurus Wilayah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Jawa Timur akan menggelar Dzikir dan Istighotsah Akbar di Kantor PWNU Jawa Timur, Surabaya, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual untuk mendoakan kelancaran Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama sekaligus memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia.

Ketua PW LDNU Jawa Timur KH Syukron Djazilan mengatakan sekitar 800 jamaah dari Surabaya dan sejumlah daerah di sekitarnya diperkirakan menghadiri kegiatan bertema “Mengetuk Samawat untuk Muktamar dan Indonesia Selamat” itu.

“Insya Allah sekitar 800 jamaah akan hadir mengikuti dzikir dan istighotsah bersama untuk mendoakan Muktamar Ke-35 NU berjalan lancar serta Indonesia senantiasa diberi keselamatan dan keberkahan,” ujar Syukron di Surabaya, Kamis (23/7/2026).

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembacaan shalawat oleh Grup Gambus El-Kiswah. Acara dilanjutkan dengan sambutan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, pelaksanaan dzikir dan istighotsah, serta tausiyah yang dijadwalkan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz dijadwalkan membuka acara. Sementara dzikir dan istighotsah akan dipimpin Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Abdul Matin Djawahir, sedangkan tausiyah akan disampaikan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur KH Firjaun.

Selain dihadiri warga nahdliyin, kegiatan tersebut juga dijadwalkan diikuti perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, jajaran pengurus PWNU Jawa Timur, serta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur yang juga Ketua Badan Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, KHM Sudjak.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz menegaskan bahwa doa bersama tersebut sejalan dengan semangat pendirian Nahdlatul Ulama yang sejak awal bertujuan memperkuat persatuan umat melalui ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.

Menurut dia, NU yang berdiri pada 1926 dibangun di atas prinsip menjaga keseimbangan antara dimensi lahir dan batin, sekaligus memadukan aspek intelektual dan spiritual dalam kehidupan beragama.

“Semangat wa’tashimu bihablillahi jami’an wa la tafarraqu menjadi fondasi penting dalam kelahiran Nahdlatul Ulama. Nilai persatuan itu harus terus dirawat, termasuk menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU,” kata Abdul Hakim.

Melalui Dzikir dan Istighotsah Akbar tersebut, LDNU Jawa Timur berharap Muktamar Ke-35 NU dapat berlangsung dalam suasana damai, memperkuat ukhuwah di kalangan warga nahdliyin, serta menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemaslahatan bagi organisasi, umat, dan bangsa Indonesia.(*)

Kontributor: Cak Edy 

Editor: Abdel Rafi