Sunday, April 21, 2024
HomeHukumIPW: Pengangkatan Budi Gunawan Sebagai Kepala BIN Sudah Tepat

IPW: Pengangkatan Budi Gunawan Sebagai Kepala BIN Sudah Tepat

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane

JAKARTA – Merespon pencalonan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai Kepala BIN oleh Presiden Joko Widodo yang saat ini prosesnya sedang berjalan di DPR, Ketua Presidium IPW (Indonesia Police Watch) Neta S. Pane menilai sebagai keputusan tepat. Polri saat ini tengah menjadi kepolisian sipil yang lebih mengedepankan antisipasi dan deteksi dini. Hal itu tak terlepas mengingat dunia intelijen memang ranah sipil sehingga tak heran jika di negara-negara maju, pemimpin badan intelijennya adalah tokoh-tokoh sipil.

IPW menilai sangat tepat jika Presiden Jokowi mengangkat Wakapolri Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai Kepala BIN. Artinya, dengan mengangkat figur kepolisian sebagai Kepala BIN, ke depan Presiden Jokowi lebih berorientasi pada kepentingan keamanan dalam membangun sosial ekonomi Indonesia,” ujar Neta S. Pane dalam keterangan persnya, Minggu (4/9/2016)

Neta menambahkan bahwa pendekatan keamanan dalam membangun sosial ekonomi tentunya diharapkan tidak hanya akan mendapatkan manfaat bagi kemajuan perekonomian semata, lebih dari itu akan mendapatkan kemajuan dalam hak asasi manusia. Menurutnya, luasnya wilayah Indonesia terutama kawasan pantai menjadi ancaman tersendiri bagi perekonomian Indonesia. Indonesia dinilai rawan penyelundupan dan kerap menjadi bulan-bulanan atau “operasi intelijen” negara lain yang bertujuan melumpuhkan perekonomian dan menghancurkan mentalitas generasi muda Indonesia dengan narkoba.

“Sebab itu, ke depan BIN perlu meningkatkan kinerja intelijen di wilayah perbatasan. Peningkatan kerjasama jajaran intelijen antara BIN, TNI, Polri, Polda-Polda dengan pemerintahan daerah menjadi hal urgen agar Indonesia tidak terus menerus menjadi bulan-bulanan bandar narkoba, teroris dan para penyelundup yang menghancurkan perekonomian Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Neta, pengalaman yang dimiliki BG selama berkarir di Polri dan jaringan yang luas di bidang sosial, politik, dan kemasyarakatan tentu menjadi modal yang kuat baginya saat memimpin BIN.

“Untuk itu IPW berharap BG dapat memaparkan konsep kerjanya saat fit and profer test di Komisi I DPR agar publik semakin yakin pada kapabilitas dan profesionalismenya dalam memimpin BIN kelak,” pungkasnya.

(bm/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular