Wednesday, February 28, 2024
HomeInternasionalIndonesia Juara Umum Kejuaraan Paralayang Dunia di Kanada

Indonesia Juara Umum Kejuaraan Paralayang Dunia di Kanada

Timnas Indonesia
Timnas putri Paralayang Indonesia saat menduduki podium sebagai juara pertama pada Kejuaraan Dunia Paralayang Ketepatan Mendarat di Quebec, Kanada, Minggu (23/7/2017).

QUEBEC, KANADA – Tim Nasional (timnas) putra dan putri Paralayang Indonesia menorehkan prestasi luar biasa pada Kejuaraan Dunia Paralang Ketepatan Mendarat di Kanada. Timnas Indonesia menyapu bersih semua medali emas yang diperebutkan.

Timnas Indonesia mengalahkan tim-tim paralayang tangguh dari China, Korea, Eropa dan benua Amerika. Prestasi ini semakin mengkokohkan posisi atlet-atlet paralayang Indonesia sebagai peringkat teratas dunia olahraga paralayang nomer ketepatan mendarat.

Paralayang merupakan salah satu cabang olahraga yang tergabung dalam FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) dibawah binaan TNI AU, dengan KASAU adalah sebagai Ketua Umum PB FASI.

Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat Paralayang atau Para Gliding Accuracy World Cup (PGAWC) di Quebec Kanada tersebut berlangsung sejak 21 hingga 23 Juli 2017. Ini adalah seri ke III. Perhelatan perdana diadakan di Indonesia, tepatnya Manado Sulawesi Utara dan seri ke-2 diselenggarakan di Serbia.

Adapun para peraih gelar juara pada Kejuaraan di Kanada kali ini adalah:

Juara BEREGU Putra

Juara I : Tim Garuda I Indonesia
Juara II : Tim Polar China
Juara III : Tim Garuda II Indonesia

Juara Perorangan PUTRI

Juara I : Milawati Sirin -Indonesia
Juara II : Rika Wijayanti-Indonesia
Juara III : Novricayanti-Indonesia

Juara OVERALL

Juara I : Milawati Sirin-Indonesia
Juara II : Hening Paradigma-Indonesia
Juara III : Jafro Megawanto, Roni Pratama, Wang Honji (China), Chen Haping (China)

Untuk juara III diraih oleh 4 orang, 2 Indonesia dan 2 China karena nilainya sama.

Kejuaraan yang berlangsung 3 hari ini cukup seru dan menegangkan. Diwarnai kondisi angin yang kencang dan tidak stabil, Atlet Indonesia, China, Korea dan Slovenia saling bersaing ketat. Karena semua mencetak tingkat akurasi mendarat tinggi rata-rata di bawah 10 cm. Akhirnya atlet-atlet Indonesia bisa meraih akurasi presisi tinggi yang dicetak oleh Hening Paradigma dan Milawati Sirin dengan angka 0 Cm atau sempurna.

Dengan hasil ini timnas Indonesia akhirnya bertengger sebagai tim dengan nilai paling tinggi, sehingga bisa mengibarkan merah putih dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya di Kanada.

Timnas Paralayang Indonesia merupakan Tim yang terdiri dari 18 atlet, 4 Pelatih, 2 Mekanik dan 2 Manager, dibentuk sejak 1 Maret 2017 yang disiapkan untuk menghadapi ASIAN GAMES 2018 mendatang. Diharapkan dari cabang Paralayang ini Indonesia bisa mendulang beberapa medali emas untuk membantu mengangkat peringkat Indonesia di kancah Pesta Olahraga Asia terakbar tersebut dengan dukungan penuh dari masyarakat dan Pemerintah Indonesia.

(bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular