
TULUNGAGUNG, CAKRAWARTA.com – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Tulungagung diwarnai aksi penghijauan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Sebanyak 500 bibit pohon ditanam di sepanjang aliran irigasi Dusun Kudusan, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam di tingkat desa. Warga yang terlibat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, mahasiswa, pelajar, hingga kelompok warga setempat.
Bibit pohon nangka dan kluwih ditanam di sepanjang bantaran irigasi yang selama ini menjadi salah satu penopang aktivitas pertanian warga. Selain berfungsi memperkuat kawasan hijau dan mengurangi risiko erosi, pohon-pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pada masa mendatang.
Danramil 0807/03 Kedungwaru Kapten Inf Edi Mulyono mengatakan, penanaman pohon merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan hidup.
“Melalui kegiatan ini kami berharap tumbuh kesadaran bersama untuk lebih mencintai dan menjaga lingkungan. Pohon yang ditanam hari ini bukan hanya memberi manfaat ekologis, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Edi, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia semestinya menjadi momentum untuk memperkuat budaya peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Upaya menjaga alam, kata dia, membutuhkan keterlibatan semua pihak dan dilakukan secara berkelanjutan.
Suasana gotong royong tampak mewarnai kegiatan tersebut. Warga bekerja bersama menanam bibit di sepanjang bantaran irigasi dengan harapan kawasan itu tidak hanya menjadi lebih hijau, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Di tengah berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks, aksi sederhana yang lahir dari tingkat desa seperti ini menjadi pengingat bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi








