Di Balik Bangunan Baru Pasar Jambu Dua Bogor, Pedagang Mengeluh Dagangan Makin Sepi

Kondisi salah satu lorong di Pasar Jambu Dua Kota Bogor yang nampak sepi dan lengang, Kamis (1/10/2026). (foto: Andy J)

BOGOR, CAKRAWARTA.com – Revitalisasi Pasar Jambu Dua Kota Bogor belum sepenuhnya membuat aktivitas perdagangan kembali bergairah. Di tengah bangunan pasar yang telah diperbarui, sejumlah pedagang justru masih menghadapi persoalan klasik: pembeli yang sepi dan pendapatan yang tidak menentu.

Kondisi tersebut dikeluhkan pedagang yang menjalankan usaha di Pasar Jambu Dua. Mereka berharap wajah baru pasar diikuti dengan meningkatnya kunjungan masyarakat dan aktivitas jual beli.

Namun, kondisi di lapangan dinilai belum sesuai harapan. Salah satu persoalan yang disoroti pedagang adalah besaran sewa kios yang harus ditanggung, sementara omzet perdagangan belum menunjukkan peningkatan yang berarti.

“Kondisi pasar bangunannya baru, tapi pembeli sepi. Harga sewa kios mahal, sementara pemasukan kami tidak menentu. Kalau terus begini kami rugi,” ujar salah satu pedagang Pasar Jambu Dua, Kamis (1/10/2026).

Menurut pedagang, persoalan tersebut bukan hanya berkaitan dengan kondisi bangunan, tetapi juga bagaimana pasar kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Parkir Ganggu Akses

Selain persoalan biaya sewa, pedagang juga menyoroti penataan parkir di sekitar pasar.

Kendaraan yang diparkir di luar area pasar disebut kerap mengambil sebagian badan jalan. Kondisi itu dinilai mengganggu kelancaran arus kendaraan sekaligus akses masyarakat yang hendak masuk ke kawasan pasar.

“Parkir di luar kadang menghalangi badan jalan, jadi pembeli malas masuk ke dalam pasar,” keluhnya.

Pedagang berharap pengelola Pasar Jambu Dua, Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, tidak hanya mengandalkan revitalisasi fisik bangunan, tetapi juga melakukan pembenahan terhadap aspek pendukung aktivitas perdagangan.

Evaluasi tarif sewa kios, menurut pedagang, menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar beban pelaku usaha tetap sebanding dengan kemampuan pasar menghasilkan omzet.

Di sisi lain, penataan parkir dinilai penting untuk menciptakan akses yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Pedagang juga berharap pengelola melakukan promosi dan berbagai kegiatan yang dapat kembali menarik masyarakat untuk berbelanja di Pasar Jambu Dua.(*)

Kontributor: Andy J

Editor: Abdel Rafi