
SEOUL, CAKRAWARTA.com – Aktris Korea Selatan Ra Mi Ran mengungkap kisah emosional di balik debut aktingnya dalam sebuah wawancara di sebuah TV swasta Korea Selatan beberapa waktu lalu. Sebuah pengalaman sunyi yang nyaris tak terlihat kamera, namun membekas sepanjang kariernya.
Jauh sebelum dikenal luas lewat peran-peran kuat, Ra Mi Ran memulai langkah pertamanya sebagai pendatang baru tanpa jaringan, tanpa sorotan, dan tanpa perlindungan.
Debut itu terjadi lewat film Lady Vengeance, karya sutradara visioner Park Chan-wook. Dalam proyek pertamanya tersebut, Ra Mi Ran memerankan Oh Su Hee, sebuah peran kecil namun menentukan. Adegan pembuka yang ia jalani bukanlah dialog panjang atau close up dramatis, melainkan adegan di pemandian umum yang menuntut profesionalisme sejak detik pertama.
Menurut Ra Mi Ran, situasi di lokasi syuting kala itu membuatnya merasa benar-benar sendiri. Saat pengambilan gambar selesai dan sutradara meneriakkan “cut”, kru produksi segera memberi selimut kepada para pemeran lain. Namun, tak satu pun menghampirinya. Ia memilih tetap diam di dalam air dan menunggu, hingga akhirnya kepala tim rias menyadari kondisinya dan meminta selimut diberikan.
Momen singkat itu berujung panjang secara emosional. Ra Mi Ran mengaku kesedihan yang ia rasakan kala itu tumpah sepenuhnya dalam adegan berikutnya, sebuah adegan ketika karakternya menoleh sambil menangis ke arah Geum Ja, tokoh utama yang diperankan Lee Young-ae. Air mata di layar, katanya, bukan sekadar akting.
Kini, bertahun-tahun setelah debut tersebut, kisah itu menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju panggung utama kerap dimulai dari ruang-ruang sunyi. Bagi Ra Mi Ran, pengalaman pahit di hari pertama justru menempa kepekaan emosional yang kelak menjadi ciri khas aktingnya yang begitu tenang, dalam, dan membekas.(*)
Kontributor: Rika
Editor: Rafel



