Tuesday, April 16, 2024
HomeBerita AllDampak Erupsi Gunung Raung, Bandara Juanda Ditutup Sementara

Dampak Erupsi Gunung Raung, Bandara Juanda Ditutup Sementara

Foto: Sugiharto/SURYA.
Foto: Sugiharto/SURYA.

SURABAYA – Kamis (16/7)  dari pkl 18.30 wib s/d 19.45 wib dilaksanakan rapat kordinasi (rakor) terkait penutupan Bandara Juanda T1 dan T2 akibat dampak erupsi Gunung Raung. Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Angkasa Pura 1 (AP 1), Sulistyo Wimbo menetapkan Bandara Juanda akan ditutup hingga esok, Jumat (17/7) pagi pkl 06.00 WIB dan bisa berubah sesuai perkembangan terkini aktivitas Gunung Raung.

Rapat kordinasi tersebut menghasilkan beberapa poin, pertama, kordinasi kekinian terkait buka tutup Bandara Juanda dipegang oleh GM AP I, Yanus Suprayogi.Kedua, bandara Juanda ditutup sementara sampai Jumat (17/7) pkl 06.00 WIB akan tetapi bisa berubah sesuai perkembangan yang ada.

Akibat penutupan tersebut dan pembatalan penerbangan, pihak AP 1 menyiapkan Bus Damri gratis ke Terminal Bungurasih. Pihak AP 1 juga telah menyiapkan hotel untuk menampung penumpang. Untuk penumpang yang memilih stay di bandara, disediakan tempat tidur berupa feldbed milik TNI AL dan selimut dari maskapai.

Sementara itu, salah satu maskapai penerbangan milik negara, Garuda Air membatalkan sejumlah penerbangan diikuti oleh anak perusahaannya Citilink Air. Pihak Garuda juga menyiapkan hotel corporate untuk menampung penumpang dan proses refund bisa melalui seluruh kantor perwakilan Garuda Air.

Menurut catatan dari perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Tony Setiawan yang disampaikan saat rapat. Abu vulkanik Gunung Raung mengarah ke barat laut dengan kecepatan 10-20 km/jam dengan radius abu mencapai 200 km.

Sementara itu, gerakan abu vulkanik mengalami penurunan dari 19.000 feet menjadi 12.000 feet dengan kecepatan 10 knot (8-25 km/jam) sehingga pada tingkat penurunan sedemikian arah abu menuju ke utara (timur laut). Kondisi tersebut dikatakan membahayakan penerbangan dan akan berlangsung hingga Jumat (17/7) pkl 06.00 dengan rencana koreksi (update) dilakukan dua kali yakni malam ini pkl 20.30 WIB dan dini hari pkl 01.30 WIB. Perbaruan data tersebut sangat vital karena menentukan penerbangan dapat dilakukan atau tidak pada keesokan harinya.

 Dalam rapat yang juga diihadiri perwakilan beberapa maskapai penerbangan tersebut menyatakan, rapat akan dilakukan kembali jika penutupan sesuai dengan prediksi yakni pkl 06.00 dan jika perkembangan terbaru tidak memungkinkan sesuai perbaruan informasi dari pihak BMKG maka perpanjangan masa penutupan bandara Juanda akan diumumkan kemudian.
(bti)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular