
SUKABUMI, CAKRAWARTA.com – Sekitar 500 jemaah asal Sadang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, untuk pertama kalinya mendatangi Haol Maqom RD H Ki Borosngora di Ci Ambar, Kampung Langkob, Desa Cibunarjaya, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (29/8/2026). Mereka datang untuk mengikuti rangkaian ziarah dan doa bersama sekaligus mengenang sosok yang dihormati dalam tradisi masyarakat setempat.
Rombongan tersebut berasal dari Payatiman Sadang, Yayasan Karomah Nurkamal, Purwakarta. Perjalanan menuju Sukabumi dilakukan secara bersama-sama dan menjadi kunjungan perdana mereka ke makam Ki Borosngora.
Kedatangan ratusan jemaah membuat suasana di sekitar lokasi haol lebih ramai. Pengurus makam dan panitia menyambut rombongan serta mengarahkan para peziarah menuju area makam agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib.
Koordinator Payatiman Sadang Yayasan Karomah Nurkamal Purwakarta, Tri Murti Fatimah, mengatakan kunjungan tersebut memiliki arti tersendiri bagi rombongan karena menjadi pengalaman pertama mereka mengikuti ziarah ke Haol Maqom Ki Borosngora.
“Kedatangan ini menjadi momentum yang istimewa karena merupakan kunjungan pertama kami untuk berziarah ke Haol Maqom RD H Ki Borosngora,” ujar Tri Murti.
Setelah tiba di lokasi, para jemaah mengikuti rangkaian doa dan ziarah dengan khidmat. Mereka datang secara berkelompok dan mengikuti arahan panitia selama berada di sekitar makam.
Bagi rombongan, ziarah tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan keagamaan. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenang para pendahulu, mengambil hikmah dari perjalanan kehidupan mereka, serta mempererat hubungan antarsesama jemaah.
Salah seorang pengurus Payatiman Sadang, Zaldi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi di antara anggota rombongan.
“Ini bukan sekadar perjalanan, tetapi juga momentum untuk bersilaturahmi, mengenang para pendahulu, dan mengambil hikmah dari perjalanan kehidupan serta perjuangan mereka,” katanya.
Kehadiran sekitar 500 jemaah dari Purwakarta menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Haol Maqom Ki Borosngora di Sukabumi. Meski jumlah peserta cukup besar, rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan.
Para jemaah mengikuti kegiatan hingga selesai sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Bagi Yayasan Karomah Nurkamal, kunjungan perdana tersebut diharapkan menjadi awal terjalinnya hubungan silaturahmi yang lebih erat dengan pengelola dan masyarakat di sekitar Haol Maqom Ki Borosngora.
Ziarah tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana tradisi mengenang dan mendoakan para pendahulu terus menjadi bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat. Bagi para jemaah, perjalanan ke Sukabumi bukan hanya tentang mendatangi sebuah makam, tetapi juga tentang merawat ingatan, doa, dan persaudaraan.(*)
Kontributor: Muh. Rudolf
Editor: Abdel Rafi








