
JOMBANG, CAKRAWARTA.com – Ribuan jamaah memadati Masjid Al-Huda, Watugaluh Krajan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (14/8/2026) sore. Mereka mengikuti Safari Maulid yang digelar Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Watugaluh dengan hadiah utama dua ekor kambing serta berbagai peralatan rumah tangga.
Kegiatan tersebut menjadi putaran pertama dari rangkaian lima Safari Maulid yang digelar bergiliran di sejumlah masjid di Desa Watugaluh. Selain tausiah dan pembacaan shalawat, panitia menyiapkan santunan bagi anak yatim dan ribuan hadiah bagi jamaah.
Membludaknya jumlah jamaah bahkan membuat ruas jalan poros Kecamatan Diwek di sekitar lokasi kegiatan ditutup sementara untuk mendukung kelancaran acara.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Diwek KH Nur Hadi yang juga pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh, perangkat desa, serta jajaran pengurus PRNU Watugaluh.
Ketua PRNU Watugaluh Muhammad Sulthon mengatakan Safari Maulid menjadi salah satu program unggulan organisasi yang dinantikan masyarakat setiap tahun.
“Safari Maulid menjadi salah satu program unggulan kami selain Safari Ramadhan. Kegiatan ini dinantikan jamaah NU di Watugaluh,” ujarnya.
Ketua Panitia Safari Maulid 2026 Muhammad Afifuddin mengatakan kegiatan tersebut telah memasuki tahun keempat. Tahun ini, Safari Maulid digelar dalam lima putaran di masjid yang berbeda.
“Setiap putaran ada santunan anak yatim dan ribuan hadiah. Semua kupon diberikan secara gratis dan hadiah berasal dari dukungan para donatur,” katanya.
Hadiah yang disiapkan panitia cukup beragam, mulai dari dua ekor kambing sebagai hadiah utama, lemari es, mesin cuci, kompor gas, kipas angin, blender, penanak nasi, hingga berbagai perlengkapan rumah tangga.
Menurut Afifuddin, sebagian hadiah hiburan ditempatkan di sekitar lokasi jamaah. Pengundian dilakukan saat rangkaian pembacaan shalawat memasuki mahalul qiyam, sehingga suasana peringatan Maulid berlangsung semakin meriah.
Rangkaian Safari Maulid tahun ini akan berlangsung dalam lima putaran. Putaran terakhir dijadwalkan pada 11 September 2026 di Masjid Ar-Rahman, Dusun Gendong.
Merawat Cinta kepada Nabi
Dalam tausiyahnya, KH Nur Hadi mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut dia, kecintaan kepada Nabi juga diharapkan dapat memperkuat kerukunan dan kebahagiaan masyarakat Watugaluh.
Ia juga mengingatkan jamaah agar setiap kegiatan keagamaan dilandasi keikhlasan. Menurut dia, suasana kebersamaan dan kegembiraan dapat menjadi bagian dari cara masyarakat merawat tradisi Maulid.
“Mudah-mudahan kecintaan kepada Nabi semakin kuat sehingga warga Watugaluh semakin rukun dan bahagia,” ujarnya.
Ketua Takmir Masjid Al-Huda, KH Zainal Abidin, menyambut baik dipilihnya masjid tersebut sebagai lokasi pembuka Safari Maulid tahun ini. Ia mengapresiasi antusiasme warga yang datang dan ikut menyukseskan kegiatan.
Bagi panitia, rangkaian Safari Maulid tidak semata menjadi perayaan keagamaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempertemukan warga, berbagi dengan anak yatim, serta memperkuat solidaritas sosial melalui tradisi keagamaan yang dikemas secara terbuka dan meriah.(*)
Kontributor: Mukani
Editor: Abdel Rafi








