Puji Mini Soccer Masjid Al-Akbar, Ketua KPU: Ruang Silaturahmi yang Merekatkan Kebersamaan

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddinsaat menjajal fasilitas mini soccer di Masjid Al Akbar Surabaya, Selasa (5/5/2026) petang. (foto: Hadi Priyatno MAS)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Mochammad Afifuddin, memuji fasilitas mini soccer di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya sebagai sarana olahraga yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan dan semangat kerja sama lintas kalangan.

“Olahraga seperti sepak bola itu memiliki banyak hikmah, salah satunya memperkuat nilai kebersamaan dan kerja sama. Bola ini kan pasti banyak yang suka,” ujar Afifuddin seusai bermain sepak bola bersama jajaran KPU di lapangan mini soccer Masjid Al-Akbar, Selasa (5/5/2026) petang.

Pertandingan persahabatan yang berlangsung menjelang Rapat Koordinasi Nasional KPU se-Indonesia di Surabaya itu diikuti sejumlah pimpinan KPU daerah, termasuk Ketua KPU Jawa Timur, Aang Kunaifi. Suasana pertandingan berlangsung santai dan akrab, sekaligus menjadi ruang silaturahmi di luar forum resmi.

Menurut Afifuddin, olahraga menjadi medium penting untuk mempererat hubungan antarlembaga maupun antarpersonal dalam lingkungan kerja yang kolektif dan kolegial.

“Pekerjaan KPU itu kolektif kolegial. Semua harus dilakukan bersama-sama, tidak bisa egois. Di lapangan seperti ini, kami bisa lebih dekat karena biasanya bertemu di forum-formal,” katanya.

Ia mengatakan, kegiatan olahraga kerap menjadi agenda yang diupayakan dalam berbagai pertemuan KPU, selain jalan pagi maupun doa bersama, sebagai cara membangun keakraban dan memperkuat soliditas.

Afifuddin pun mengaku menikmati suasana pertandingan meski harus menguras stamina.

“Ngos-ngosan juga karena sudah jarang main. Tapi yang penting happy bersama teman-teman dan semuanya ikut bermain,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia menilai kehadiran fasilitas mini soccer di Masjid Al-Akbar menunjukkan bahwa masjid dapat berkembang menjadi ruang publik yang inklusif, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan olahraga yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Dengan fasilitas seperti ini, masjid menjadi ruang yang hidup dan mampu menghadirkan interaksi sosial yang positif di tengah masyarakat,” kata Afifuddin.(*)

Kontributor: Hadi Priyatno

Editor: Abdel Rafi