Tuesday, March 3, 2026
spot_img
HomeInternasionalKB PII Kecam Serangan ke Iran, Sebut Trump dan Netanyahu “Perusak Peradaban”

KB PII Kecam Serangan ke Iran, Sebut Trump dan Netanyahu “Perusak Peradaban”

ilustrasi.

JAKARTA, CAKRAWARTA.com – Pimpinan Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) mengecam keras serangan militer yang dikaitkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap Iran. Organisasi tersebut menilai tindakan itu sebagai pelanggaran serius terhadap hukum dan nilai-nilai kemanusiaan internasional.

Ketua Umum PP KB PII, Dr Nasrullah Larada, dalam pernyataannya pada media ini, Selasa (3/3/2026), menyebut tindakan kedua pemimpin itu sebagai “kejahatan terhadap peradaban”.

“Serangan terhadap wilayah sipil dan fasilitas publik mencederai hukum internasional serta merusak tatanan peradaban dunia. Tindakan semacam ini tidak dapat dibenarkan,” ujar Nasrullah.

Ia menilai eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi memperpanjang instabilitas kawasan. Menurut dia, langkah-langkah militer di tengah situasi diplomatik yang belum sepenuhnya tertutup hanya akan memperbesar risiko krisis kemanusiaan.

KB PII juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk mengambil langkah tegas guna mencegah meluasnya konflik serta memastikan perlindungan terhadap warga sipil.

“PBB harus menjalankan mandatnya menjaga perdamaian dunia dan menegakkan hukum internasional secara adil tanpa pandang bulu,” kata Nasrullah.

Selain itu, KB PII menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk mengedepankan solidaritas dan upaya diplomasi guna menghentikan kekerasan serta mencegah jatuhnya korban sipil lebih lanjut.

Konflik yang kembali memanas di kawasan tersebut memicu reaksi dari berbagai elemen masyarakat sipil di Indonesia. Sejumlah organisasi mendesak agar semua pihak menahan diri dan mengutamakan jalur dialog demi mencegah eskalasi yang lebih luas.(*)

Kontributor: Ahmad Toha A

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular