Tuesday, March 3, 2026
spot_img
HomePolitikaNasionalMasjid Al-Akbar Surabaya Gelar Shalat Ghaib untuk Try Sutrisno, Khofifah Ajak Kibarkan...

Masjid Al-Akbar Surabaya Gelar Shalat Ghaib untuk Try Sutrisno, Khofifah Ajak Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Momen sholat ghaib untuk almarhum Wapres RI ke-6 Jenderal (Purn.) TNI Try Sutrisno di Masjid Al Akbar Surabaya, Senin (2/3/2026) malam. (foto: BPP MAS untuk Cakrawarta)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Suasana khidmat menyelimuti , Senin (2/3/2026) malam. Ratusan jamaah menunaikan shalat ghaib untuk mendoakan almarhum , Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia yang juga dikenal sebagai pendiri masjid terbesar di Jawa Timur tersebut.

Shalat ghaib dipimpin Imam Besar Masjid Al-Akbar, Dr. HA Muzzaky Al-Hafidz, MAg, di ruang utama masjid. Doa-doa dipanjatkan untuk sosok yang dikenang sebagai prajurit sekaligus negarawan itu.

Gubernur Jawa Timur menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya putra kelahiran Surabaya tersebut.

Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Bagi kami di Jawa Timur, beliau adalah putra terbaik Indonesia dan pendiri Masjid Nasional Al-Akbar. Semoga masjid ini menjadi amal jariyah beliau,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, almarhum merupakan figur pemimpin yang bersahaja, tegas, dan penuh dedikasi dalam menjaga kedaulatan negara serta membangun pemerintahan. “Beliau mengabdikan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara,” katanya.

Sebagai bentuk penghormatan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengimbau masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama dua hari. Imbauan tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, yang mengatur pengibaran setengah tiang bagi mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden yang wafat.

Humas Masjid Al-Akbar, H Helmy M Noor, mengatakan pihaknya juga mengibarkan bendera setengah tiang sebagai wujud penghormatan. “Almarhum bukan hanya Wakil Presiden RI, tetapi juga pendiri dan Ketua Dewan Pembina Masjid Al-Akbar,” ujarnya.

Try Sutrisno tercatat meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Al-Akbar pada 4 Agustus 1995. Di tengah situasi krisis moneter yang melanda Indonesia pada akhir 1990-an, pembangunan masjid tetap berjalan hingga akhirnya diresmikan Presiden ke-4 RI, , pada 10 November 2000.

Bagi warga Jawa Timur, Masjid Al-Akbar bukan sekadar bangunan ibadah, melainkan jejak pengabdian seorang tokoh bangsa yang namanya kini dikenang dalam doa-doa jamaah.(*)

Kontributor: Cak Edy

Editor: Abdel Rafi 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular