
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan (PW LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Jawa Timur menjalin kerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Kementerian Agama Surabaya untuk meningkatkan mutu dan kompetensi kepala madrasah di Jawa Timur.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian pada Jumat (23/1/2026) di Kantor Balai Diklat Keagamaan Kementerian Agama Surabaya. Kolaborasi ini difokuskan pada pelaksanaan Program Pelatihan Teknis Substantif Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah.
Melalui program tersebut, kedua lembaga berkomitmen menyelenggarakan pelatihan yang terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Materi pelatihan mencakup penguatan kompetensi manajerial, supervisi akademik, kepemimpinan madrasah, serta peningkatan mutu tata kelola lembaga pendidikan.
Terkait hal tersebut, pada media ini, Sabtu (24/1/2026), Sekretaris PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, M. Fakhrul Irfan Syah mengatakan bahwa sinergi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat profesionalisme kepala madrasah di tengah dinamika perubahan dan transformasi pendidikan.
“Kepala madrasah memegang peran sentral dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Karena itu, penguatan kompetensi kepemimpinan dan manajerial menjadi keharusan agar madrasah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program pelatihan tersebut. Dukungan meliputi penyediaan narasumber, pengembangan kurikulum pelatihan, serta fasilitasi teknis sesuai standar Kementerian Agama Republik Indonesia.
Ia berharap, melalui pelatihan ini, kepala madrasah di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Timur dapat meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan profesionalismenya, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah.
Kerja sama ini sekaligus mencerminkan komitmen bersama PW LP Ma’arif NU Jawa Timur dan Kementerian Agama dalam memajukan pendidikan Islam yang berkualitas, moderat, dan berdaya saing.(*)
Kontributor: Ahmad Zaini I
Editor: Abdel Rafi



