
JAKARTA, CAKRAWARTA.com – Seorang warga Rambutan, Jakarta Timur, Andri Chairizal (56), menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (14/8/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, Andri mengalami sejumlah luka pada bagian wajah, dada, dan kepala.
Peristiwa itu bermula ketika Andri sedang beristirahat di sebuah taman di kawasan Pasar Rebo. Ia kemudian didatangi seorang pria yang tidak dikenalnya. Menurut Andri, pria tersebut menunjuk-nunjuk ke arahnya tanpa alasan yang jelas.
“Saat saya tanya, ‘Kenapa, Bang?’ Pelaku kemudian berkata, ‘Kamu mau ngetes saya’. Setelah itu, dia tiba-tiba memukul saya. Karena takut, saya mencoba pergi menghindar,” kata Andri.
Namun, upaya Andri menghindari keributan tidak menghentikan pelaku. Ia mengaku dikejar dan kembali dipukul. Saat Andri berusaha membela diri, sejumlah orang lain datang dan ikut mengeroyoknya.
Andri akhirnya terjatuh setelah mendapat pukulan dari beberapa orang. Ia mengalami luka robek di bagian kepala serta luka pada wajah dan dada.
Kasus tersebut kini ditangani Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Andri telah membuat laporan polisi pada Sabtu (15/8/2026). Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 466 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan dan Pasal 468 KUHP tentang penganiayaan berat.
Keluarga korban berharap kepolisian segera mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
“Keluarga berharap polisi bekerja cepat dan segera menangkap pelaku,” ujar anak Andri saat ditemui di Mapolsek Ciracas.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan peran masing-masing orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.(*)
Kontributor: Johannes
Editor: Abdel Rafi








