Saturday, January 10, 2026
spot_img
HomeSosial BudayaKemanusiaanWarga NU Jawa Timur Salurkan Rp 3,8 Miliar untuk Pemulihan Penyintas Bencana...

Warga NU Jawa Timur Salurkan Rp 3,8 Miliar untuk Pemulihan Penyintas Bencana Aceh-Sumatera

NnnnKetua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (ketiga dari kiri) menerima secara simbolis bantuan senilai Rp 3,87 Miliar dari LAZISNU Jatim didampingi 3 Ketua PCNU di Jatim dalam momen Kick Off Satu Abad NU di UNISMA Malang, Rabu (7/1/2026). (foto: PWNU Jatim for Cakrawarta)

MALANG, CAKRAWARTA.com – Warga Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur menghimpun bantuan kemanusiaan sebesar Rp 3,87 miliar untuk penyintas bencana di Aceh dan Sumatera. Donasi tersebut disalurkan melalui Lembaga Zakat Infaq Shodaqoh NU Jawa Timur dan difokuskan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Bantuan tahap pertama senilai Rp 3.879.409.566 itu diserahkan Ketua LAZISNU Jatim H. Afif Amrullah kepada Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz di sela kegiatan kick off Satu Abad NU (1926-2026) di Auditorium Universitas Islam Malang (Unisma), hari ini, Rabu (7/1/2026).

Penyerahan donasi tersebut didampingi perwakilan PCNU Jombang, PCNU Lamongan, dan PCNU Malang yang merupakan tiga cabang dengan kontribusi penghimpunan bantuan terbesar di Jawa Timur.

Afif Amrullah menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi LAZISNU se-Jawa Timur, penyaluran bantuan akan diprioritaskan pada fase pemulihan. “Fokus kami adalah recovery, agar para penyintas memiliki tempat tinggal dan sarana ibadah yang layak,” ujarnya.

LAZISNU Jatim, kata Afif, akan berkoordinasi dengan LAZISNU Aceh untuk membangun masjid, mushala, atau pesantren yang dilengkapi fasilitas pendukung, seperti instalasi air bersih, dapur umum, serta hunian warga dalam satu kawasan terpadu.

“Kami akan berangkat langsung ke Aceh untuk menyerahkan amanah warga NU Jawa Timur ini. Donasi tahap pertama ini merupakan langkah awal, karena target penghimpunan kami mencapai Rp 10 miliar,” kata Afif.

Hingga kini, Jawa Timur tercatat sebagai wilayah dengan perolehan donasi terbesar di tingkat PWNU se-Indonesia untuk bantuan Aceh-Sumatera. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memercayakan penyaluran bantuan melalui LAZISNU,” ujar Afif.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Malang Prof. Junaidi menyatakan kesiapan Unisma mendukung rangkaian program Satu Abad NU, termasuk penyediaan 100 beasiswa pendidikan gratis bagi generasi muda NU pada 2026.

“Sebagai perguruan tinggi NU dengan predikat unggul, kami siap mendukung agenda besar NU, termasuk menyiapkan beasiswa bagi kader muda,” kata Junaidi dalam sambutan selaku tuan rumah.

Kegiatan kick off Satu Abad NU ditandai dengan penekanan tombol oleh KH Abdul Hakim Mahfudz bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan para kepala daerah se-Malang Raya. Acara dilanjutkan dengan Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan.

Dalam sarasehan tersebut, para narasumber dari Kementerian Agama, UIN Sunan Ampel Surabaya, Pondok Pesantren Tebuireng, serta perwakilan pesantren dari Pasuruan menegaskan bahwa kekuatan utama pesantren terletak pada transfer nilai yakni religiusitas, akhlak, dan nasionalisme, yang melengkapi pendidikan formal berbasis ilmu pengetahuan.(*)

Kontributor: Cak Edy

Editor: Abdel Rafi 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular