Wednesday, December 7, 2022
HomeEkonomikaDaerahTingkatkan Ekonomi, Prajurit Yonarmed 19/105 Ajari Warga Perbatasan Cara Buat Tempe

Tingkatkan Ekonomi, Prajurit Yonarmed 19/105 Ajari Warga Perbatasan Cara Buat Tempe

KAPUAS HULU – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani Pos Kapar mengajarkan warga Desa Sungai Senunuk untuk membuat tempe skala Home Industry yang bertempat di Pos Kapar, Desa Sungai Senunuk, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani melalui Pos Kapar memberikan pelatihan cara membuat tempe yang baik dan benar. Mulai dari proses penyortiran kacang kedelai dari kotoran, perebusan, prendaman, pencucian dan pemisahan kacang dari kulitnya, pencampuran dengan ragi serta proses pembungkusan hingga proses fermentasi.

Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan Dansatgtas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani, Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Makotis Badau, Kecamatan Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin (14/11/2022).

Edi Yulian mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu uasha Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani melalui kegiatan teritorial untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan.

“Kita mengajak masyarakat untuk mampu meningkatkan perekonomian mereka melalui usaha Home Industry pembuatan tempe. Hal tersebut dapat kita lihat tempe mempunyai peran yang cukup penting dalam pergerakan perekonomian masyarakat Indonesia, karena tempe telah dikenal dan sering dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat di berbagai penjuru Indonesia,” ujar Edi Yulian.

Di tempat terpisah Danpos Kapar Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Serda Ale Sandro mengungkapkan bahwa industri pembuatan tempe memiliki nilai ekonomi cukup menjanjikan bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

“Sebelum memberikan pelatihan kepada masyarakat sebelumnya kami sudah melakukannya terlebih dahulu dari produksi hingga memasarkannya di pasar dan terbukti dapat memberikan Income yang baik. Setelah sudah cukup akan pengalaman yang kita miliki selanjutnya kita memberikan pelatihan dan mengajarkan semua ilmu yang sudah kami miliki kepada warga Desa binaan Pos Kapar,” ungkap Alesandro.

“Diharapkan kedepan dari hasil pelatihan membuat tempe ini, warga dapat memperaktikannya kembali di rumahnya masing-masing dan mampu membuat rumah produksi sendiri sehingga dapat menjadi sumber pemasukan bagi masyarakat bagi yang mau menekuninya,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu warga yang mengikuti pelatihan, Sudir (56) mengucapkan rasa terimakasih kepada Danpos dan Personel Pos Kapar karena telah memberikan pengetahuan tentang cara pembuatan tempe yang dapat dikembangkan menjadi industri rumahan.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak atas kepedulian Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Pos Kapar yang sudah memberikan pelatihan bagi warga Desa Sungai Senunuk, karena dengan pelatihan ini kami dapat mengetahui proses pembuatan tempe yang baik. Semoga kedepan keterampilan yang telah kami terima dapat menumbuhkan minat kami untuk bisa membuat usaha rumahan untuk menunjang ekonomi keluarga kami,” tukas Sudir.

(barat/bus/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular