Monday, February 26, 2024
HomePolitikaPecah, Ratusan Bolone Mase Prabowo-Gibran Purbalingga Resmi Dikukuhkan

Pecah, Ratusan Bolone Mase Prabowo-Gibran Purbalingga Resmi Dikukuhkan

Ketua Umum Bolone Mase Gibran Nasional Kuat Hermawan Santoso saat mengadakan gelar pasukan dan pengukuhan koordinator TPS se-Kabupaten Purbalingga di halaman GOR Goentoer Darjono, Purbalingga, Minggu (21/1/2024). (foto: Alfa)

PURBALINGGA – Ketua Umum Bolone Mase Gibran Nasional Kuat Hermawan Santoso mengadakan gelar pasukan dan pengukuhan koordinator TPS se-Kabupaten Purbalingga dengan jumlah 2.956 TPS. Kegiatan ini diselenggarakan di halaman GOR Goentoer Darjono dan dihadiri Dewan Penasehat, Ketua Bolone Mase Purbalingga dan ratusan koordinasi TPS se-Kabupaten Purbalingga, pada Minggu (21/1/2024).

“Sesuai pesan dari mas Gibran, bahwa kita semua bekerja dengan baik-baik, tugas koordinator TPS tugasnya hanya 1, yakni bagaimana melakukan kanvasing atau memperkenalkan calon Capres-cawapres 02 Prabowo-Gibran,” ucap Kuat Hermawan Santoso dalam sambutannya.

Kuat menambahkan, dari yang tidak tahu Prabowo-Gibran menjadi tahu, dan untuk yang sudah mengetahui menjadi yakin, serta setelah yakin ajaklah mereka ke TPS untuk memilih pasangan Capres-cawapres nomor 02 tersebut.

“Terkait menang 1 putaran, syaratnya Jawa Tengah harus menang. Jawa tengah memiliki kader aktifnya Bolone Mase dengan jumlah sebanyak 105.000 kader, artinya kita harus target dan bekerja keras dengan elektabilitas Prabowo Gibran 55% se-Jawa Tengah,” imbuh Kuat.

Harapan besarnya, lanjut Kuat, menang 1 putaran di Jawa Tengah 55% dan ia menginginkan hal tersebut terjadi dimana pihaknya mengatakan sangat optimis.

“Karena kita di Jawa Tengah sudah crosschek hari ini khusus Jawa Tengah, serta kita juga menyarankan ke teman-teman bahwa persiapan di 2024 besok itu kita akan membuat Satgas anti Politik Uang di Jawa Tengah,” harapnya.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Dewan Penasehat Bolone Mase, Drs. KH. Abdul Kholiq Arif, M. Si., menuturkan bahwa pihaknya melakukan kegiatan politik untuk mensukseskan Pemilu khususnya Pilpres pada 14 Februari 2024 yang akan datang dengan cara baik.

“Kita ciptakan kondusifitas damai di seluruh tingkatan, baik secara nasional, regional Jawa Tengah, maupun Kabupaten khususnya Purbalingga,” tukasnya.

“Kita bergerak di wilayah politik dengan menggunakan akhlaqul karimah, artinya ketika ada yang menghujat kita tidak perlu ditanggapi, maka pada sesi ini kita harus latihan bagaimana untuk menghindari hujatan itu atau menyikapi hujatan itu dengan gemoy atau jogetin saja model Mas Bowo,” ungkapnya.

Lebih lanjut Abdul Kholiq mengatakan bahwa target menang 1 putaran 65% harus dicapai di tingkat Kabupaten Purbalingga.

“Kita baru mendapatkan angka kecil, oleh karena itu setiap koordinator TPS berhitung dengan kawan-kawan koordinator TPS yang lain dalam 1 Desa untuk meraih target capaian yang harus kita sepakati bersama-sama,” tandasnya.

(Alfa/rafel)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular