Pasca Gempa 7.0 M, Ini Kesaksian Warga

55
Pantai Sulamadaha, Ternate Maluku Utara. (Foto: Joko Prasetio)

TERNATE – Pasca kejadian gempa dengan kekuatan 7.0 M yang melanda Timur Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan akan potensi terjadinya tsunami.

Redaksi cakrawarta.com mencoba mengontak salah satu warga yang berada di Ternate mengingat kejadian gempa tersebut berada 133 km dari Ternate – Maluku Utara. Menurut Joko Prasetio, warga yang kami hubungi, menyatakan bahwa gempa terjadi sekali, kencang dan lumayan lama.

“Sekali saja mas (gempa,tapi red.). Tapi lama mas, sekitar 20-25an detik lah.  Kemungkinan segitu mas. gak ngitung soalnya mas,” ujar Joko kepada redaksi cakrawarta.com, Senin (8/7/2019) pkl 01.26 WIT

Terkait kondisi masyarakat di Ternate, Joko menambahkan bahwa situasi cukup kondusif dan masyarakat cukup terbiasa dengan kejadian gempa seperti ini. Ketenangan itu juga mengingat lokasi presisi gempa masih di tengah laut dan dengan kedalaman yang cukup.

Terkait status siaga dari BMKG untuk potensi terjadinya tsunami sampai berita ini ditulis belum dicabut. Menurut Joko pula, masyarakat setempat tetap waspada dengan segala kemungkinan yang bisa terjadi seperti meninggalkan lokasi sekitar bibir pantai dan mencari lokasi yang lebih tinggi.

(bus/bti)