
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menerima kunjungan peserta Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026 di Markas Kodam V/Brawijaya, Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi dinamika dan tantangan nasional yang kian kompleks.
Kegiatan tersebut dihadiri pejabat utama Kodam V/Brawijaya, tim pendamping dan supervisor Sespim Lemdiklat Polri, serta para peserta didik. Selain menjadi bagian dari kurikulum pendidikan, PKDN juga dimaksudkan sebagai ruang integrasi antara konsep kepemimpinan dengan realitas di lapangan.
Rudy Saladin menegaskan bahwa PKDN memiliki peran penting dalam membentuk calon pemimpin tingkat tinggi yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu merumuskan dan menjalankan kebijakan secara konkret.
“PKDN ini diharapkan melahirkan pemimpin yang tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi mampu menghadirkan solusi nyata di lapangan,” ujarnya.
Dalam arahannya, Pangdam menyoroti berbagai tantangan global yang dihadapi Indonesia, mulai dari ketidakpastian geopolitik, disrupsi teknologi, hingga krisis energi dan ancaman ketahanan pangan. Situasi tersebut, menurut dia, menuntut kepemimpinan yang adaptif, responsif, dan memiliki ketajaman berpikir strategis.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga sebagai kunci menghadapi kompleksitas persoalan bangsa. “Sinergi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak agar setiap kebijakan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” kata Rudy.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa transformasi strategis di bidang pangan, energi, dan ekonomi harus menjadi perhatian bersama. Stabilitas nasional, menurut dia, sangat ditentukan oleh kemampuan negara mengelola sektor-sektor tersebut secara terintegrasi.
Peran TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga lainnya dinilai krusial, baik dalam menjaga stabilitas wilayah, mengamankan objek vital, hingga memastikan kelancaran distribusi logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Melalui kegiatan ini, Pangdam berharap para peserta mampu mengembangkan pola pikir sistemik, memperkuat jejaring antarlembaga, serta menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas dan berdampak nyata. “Ke depan, tantangan bangsa tidak semakin sederhana. Dibutuhkan pemimpin yang mampu bekerja lintas sektor dan menghadirkan solusi komprehensif,” pungkasnya.(*)
Kontributor: Bambang
Editor: Abdel Rafi








