Sunday, July 14, 2024
spot_img
HomePendidikanNasionalisme Pendidikan di Perbatasan, Pos Nananoe Tuntaskan Renovasi Gedung SMPN Satap Tubaki

Nasionalisme Pendidikan di Perbatasan, Pos Nananoe Tuntaskan Renovasi Gedung SMPN Satap Tubaki

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY Letkol Inf Trijuang Danarjati (topi baret hijau) saat meresmikan hasil renovasi gedung SMPN Satap Tubaki yang berlokasi di Dusun Haliwen di Desa Duabesi yang merupakan desa terpencil dekat perbatasan Indonesia dan Timor Leste di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (13/6/2024). (foto: Yonif 742/SWY).

Belu, – Sebuah sekolah menengah pertama tanpa gedung memadai, tanpa ruang kelas layak adalah temuan menarik tim Pos Nananoe Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY saat memasuki Dusun Haliwen di Desa Duabesi yang merupakan desa terpencil dekat perbatasan Indonesia dan Timor Leste di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Itulah kondisi awal SMP Negeri Satap Tubaki yang “ditemukan” oleh prajurit TNI Pos Nananoe.

Kini semua keadaan tersebut telah berubah. Tidak ada lagi gedung dan ruang kelas yang disebut tidak atau kurang layak. Pada Kamis (13/6/2024) hasil perjuangan Pos Nananoe untuk memberikan kelayakan dan kenyamanan belajar bagi generasi muda di perbatasan tersebut berbuah manis, gedung SMPN Satap Tubaki yang telah direnovasi diresmikan.

Tidak tanggung-tanggung, dalam acara peresmian renovasi gedung sekolah menengah pertama itupun dihadiri oleh Kabid Pembinaan Ketenagaan Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Frasisko Ramos; Dansatgas 742/SWY, Letkol Inf Trijuang Danarjati, S.A.P.; Dankipam III Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY, Kapten Inf Taura Mheru Asadulloh, S.T.Han.; Camat Nanaet Duabesi, Bapak Lusianus Loko Rain, SE..; Danpos Ter Fatubesi Bawah, Sertu Agus Ati; Kepala SMPN Satap Tubaki, Marselinus H. Asan; Kapospol Laktutus, Aipda Prem; Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus, Pater Virgi Lius; Sekertaris DPMPTSP, Vinsen Mau, S.TMT.; lima Danpos Kipam III Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY;  Kepala Desa Fohoeka; Kepala Desa Dubesi; Kepala Desa Nananoe; Kepala Desa Nanaet hingga masyarakat sekitar.

Kehadiran para komando atas, tokoh dan pejabat serta masyarakat menunjukkan energi kemanunggalan dalam menyemarakkan spirit nasionalisme di sektor pendidikan oleh Pos Nananoe itu membuahkan hasil. Aroma sinergi dan kolaborasi dalam peresmian renovasi institusi edukasi terasa presisi. Dukungan dan suasana kekeluargaan yang ditanamkan Pos Nananoe itu pula yang membuat dalam momen peresmian gedung sekolah hasil renovasi itu, salah seorang warga putra pejuang Timor-Timur menyerahkan senjata api warisan orang tuanya pada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY.

Apalagi nuansa budaya lokal sangat terasa dimana penyambutan para komando atas dan pejabat serta tokoh dilakukan dengan tarian Likurai dan tarian adat Sirih Pinang;

Dalam kesempatan tersebut, Camat Nanaet Duabesi Lusianus Loko Rain menyampaikan apresiasinya yang luar biasa pada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY khususnya Pos Nananoe atas karya bakti mereka pada masyarakat di daerahnya khususnya di bidang pendidikan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas setinggi-tingginya kinerja Satgas Pamtas RI-RDTL yang telah merenovasi sekolah SMPN Satap Tubaki seperti saat ini yang sudah layak digunakan untuk melaksanakan pembelajaran anak-anak sekolah,” ujar Lusianus Loko Rain.

“Bapak Komandan dengan rekan-rekan di pos tidak saja melaksanakan fungsi teritorial ini yang menjadi kebanggaan. Kami sangat-sangat bangga dan memberikan apresiasi sekaligus penghormatan yang sangat setinggi-tingginya, karena mengingat kondisi real kami di Kecamatan Nanaet Duabesi terkait kondisi pendidikan dan kondisi SMPN Satap Tubaki sebelum diperbaiki oleh Satgas Pamtas RI-RDTL masyarakat sekitar sini juga sudah melihat perubahan yang dikerjakan serta bentuk perhatian kepada kita yang ada di wilayah Kecamatan Nanaet Duabesi,” puji Camat Nanaet Duabesi pada Satgas dan Pos Nananoe menambahkan.

Karena itulah, untuk menghargai karya bakti Satgas dan Pos Nananoe terhadap daerah dan masyarakatnya, Camat Nanaet Duabesi meminta masyarakat merawat dan menjaganya serta terus menjaga spirit pendidikan tetap menyala di Nanaet Duabesi.

“Karena perhatian luar biasa Satgas inilah, saya berharap kepada masyarakat yang ada di Desa Duabesi supaya terus dapat menjalankan pendidikan yang ada disekitar kita,” tandas Lusianus Loko Rain yang direspon anggukan kepala tanda setuju oleh masyarakat yang hadir dalam peresmian tersebut.

Foto kolase perjalanan renovasi gedung SMPN Satap Tubakisebelum, saat dan sesudah direnovasi oleh prajurit TNI Pos Nananoe ditampilkan saat peresmian gedung sekolah tersebut, Kamis (

Apresiasi senada juga diberikan pihak Pemerintah Kabupaten Belu yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Frasisko Ramos. Ia mengatakan bahwa berkat karya bakti Pos Nananoe inilah, pihaknya mengetahui mengenai perkembangan terkini SMPN Satap Tubaki.

“Awal mula ini dirintis, kami juga belum berfikir kalau sekolah ini harus ada di sini karena laporan tentang pendidikan di wilayah ini hampir tidak ada. Saya hanya tahu SD Tubaki, SD Wetelalenok selebihnya tidak ada. Jadi setelah ada beberapa catatan seiring tahun berjalan, kami lihat ada beberapa informasi dari masyarakat kemudian dari beberapa teman-teman Kepala Desa,” papar Frasisko Ramos.

“Terkait dengan pembangunan ini tentu saya atas nama Pemerintah Kabupaten Belu dan Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan ucapan terima kasih yang sangat besar terhadap Bapak Dansatgas bersama jajarannya yang telah memberikan waktu yang begitu besar terhadap pendidikan terutama di sarana yang telah disiapkan,” tandas Frasisko Ramos.

Sementara itu, Dansatgas 742/SWY Letkol Inf Trijuang Danarjati dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa ia akan terus berusaha untuk berpartisipasi bersama dengan anggota-anggota Satgas Pamtas RI-RDTL yang berada di Pos perbatasan.

Kondisi bagian SMPN Satap Tubaki saat tengah direnovasi oleh prajurit Pos Nananoe Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY pada April 2024 lalu. (foto: Yonif 742/SWY)

“Tadi saya sedikit berbicara kepada Pater bahwasanya sekolah ini merupakan partisipasi dari seluruh masyarakat dimana sangat peduli agar anak-anaknya bisa bersekolah. Semoga dengan peresmian renovasi sekolah SMPN Satap Tubaki bisa memberikan kenyamanan dalam belajar dan menuntut ilmu sehingga harapannya sekolah ini bisa melahirkan generasi muda dari Desa ataupun Kecamatan Nanaet Duanesi,” tandas Dansatgas.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Trijuang Danarjati juga melakukan kegiatan penyerahan sarana penggalangan berupa Bola Volly, net Volly, Bola Kaki dan Bola Takraw kepada Kepala SMPN Satap Tubaki guna mendukung bakat dan hobi generasi muda.

Dihubungi terpisah melalui sambungan telepon, Minggu (16/6/2024), Komandan Pos Nananoe Letda Inf Mahandiva Archi Arrachman, S.Tr(Han), mengatakan bahwa karya bakti Pos Nananoe menjadi salah satu faktor penting selain komsos rutin dengan salah seorang warga sekitar SMPN Satap Tubaki tergugah untuk menyerahkan secara sukarela senjata api jenis Musket Rifle kepada Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY.

Komandan Pos Nananoe Kipam III Yonif 742/SWY Letda Inf. Mahandiva Archi, S.Tr(Han) (kanan) berfoto bersama sang ayah, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A saat pemberangkatan dirinya ke tempat bertugas di perbatasan Indonesia-Timor Leste beberapa waktu lalu. (foto: brawijaya insider)

“Kami ada yang namanya kegiatan teritorial namanya. Sesuai perintah Komando Atas khususnya Dansatgas melakukan kegiatan seperti membantu kesulitan masyarakat, silaturahmi atau anjangsana melalui komunikasi sosial atau komsos, menjadi tenaga pendidik di lembaga pendidikan sekitar Pos, pembentukan karakter, menanamkan jiwa nasionalisme dan sebagainya,” ujar Letda Inf Mahandiva Archi Arrachman, S.Tr.(Han).

“Peresmian renovasi SMPN Satap Tubaki untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mendukung memajukan dunia pendidikan di Daerah Perbatasan serta dalam rangka membentuk karakter guna menanamkan nasionalisme, patriotisme dan kedisiplinan anak -anak perbatasan sejak dini sekaligus memberikan bantuan buku, perlengkapan olahraga dan lainya guna memajukan sumber daya manusia untuk dapat bersaing di era digital saat ini,” tandasnya.

(tommy/rafel)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Most Popular