Monday, April 22, 2024
HomePolitikaDaerahMPJ: Banyak Menteri Yang Justru Rusak Citra Pemerintahan Jokowi

MPJ: Banyak Menteri Yang Justru Rusak Citra Pemerintahan Jokowi

Jokowi-JK Saat Mengikuti Acara Debat Capres-Cawapres di Jakarta, Senin (9/6/2014). (Foto: Herudin/Tribbunnews)
Jokowi-JK Saat Mengikuti Acara Debat Capres-Cawapres di Jakarta, Senin (9/6/2014). (Foto: Herudin/Tribbunnews)
MADURA – Kordinator MPJ (Madura Pro Jokowi), Abdullah Amas yang juga mantan wasekjen PB HMI mengatakan bahwa MPJ mengaku prihatin atas kekisruhan bangsa atas hadirnya menteri-menteri yang ternyata membawa agenda yang berlawanan dengan prinsip Trisakti yang diusung oleh kabinet kerja Jokowi-JK.

“Saya melihat saat ini kita memiliki hutang yang semakin bertambah, ditambah kasus Freeport, jadi menteri-menteri itu memiliki daya rusak yang besar bagi bangsa ini, dalam hal ini kita juga melihat ada indikasi menteri yang suka mengatur-ngatur Jokowi dan membawa nama beliau untuk kepentingannya” tegas Abdullah Amas, Rabu (16/12) pagi kepada tim cakrawarta.com

MPJ menilai bangsa ini harus melalui transisi yang tersendat dengan segera dari berbagai keterpurukan dan Jokowi harus terus menjaga semangat pemberantasan mafia di kabinetnya.

“Wapres, menteri-menteri, bahkan Ketua Umum Parpol besarpun jangan coba-coba mendikte beliau karena mereka bukan bandar, mereka tahu kan kalau dulu mendukung Jokowi tanpa syarat,” tegas Amas.
Amas menilai tahun 2016 harus menjadi tahun solusi. Dirinya menambahkan di era media sosial seperti saat ini, masyarakat semakin jelas melihat mana Menteri yang antek asing, mana Menteri yang cuma membual dan bikin gaduh dan mana Menteri yang membantu Jokowi untuk garang melawan mafia.

MPJ menilai saat ini kepemimpinan Jokowi-JK dari hasil-hasil survei yang ada relatif turun namun bila diadakan Pilpres Jokowi masih berpeluang menang, MPJ berharap kepercayaan masyarakat tidak semakin menurun.

“Ada program-program pemerintah yang bagus seperti dana desa, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan lain-lain, tapi citra itu bisa terus menerus tergerus bila menteri-menterinya terbukti sibuk kejar setoran atau mau berfikir untung rugi untuk kepentingan dirinya,” pungkasnya.

(aa/bti)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular