Membanggakan, Hoshi SEVENTEEN Ubah Nasib 250 Anak Afrika

Hoshi, idol K-pop anggota boy band SEVENTEEN. (foto: Instagram/@ho5hi_kwon)

SEOUL, CAKRAWARTA.com – Nama Kwon Soon-young atau Hoshi kembali menjadi sorotan. Namun kali ini bukan karena penampilan panggung, pencapaian musik, atau aktivitas bersama SEVENTEEN. Idol K-pop tersebut mendapat apresiasi luas setelah kontribusinya berhasil membantu mengubah kehidupan ratusan anak di Afrika melalui akses pendidikan yang lebih layak.

Hoshi diketahui berhasil mendanai pembangunan lima ruang kelas baru beserta fasilitas toilet di Zambia. Kehadiran fasilitas tersebut memberikan dampak nyata bagi sekitar 250 siswa yang sebelumnya harus belajar dalam kondisi ruang belajar yang padat dan terbatas.

Proyek kemanusiaan ini terealisasi berkat donasi sebesar 100 juta won yang disalurkan Hoshi melalui Community Chest of Korea pada tahun lalu. Selain digunakan untuk pembangunan fasilitas pendidikan, bantuan tersebut juga mendukung renovasi penting sebuah fasilitas kesejahteraan anak di wilayah Kitwe, Zambia.

Bagi anak-anak setempat, pembangunan ruang kelas baru tersebut bukan sekadar penambahan bangunan sekolah. Fasilitas itu menjadi simbol harapan baru untuk memperoleh pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan kondusif. Dengan lingkungan belajar yang lebih baik, mereka kini memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan potensi dan mengejar cita-cita.

Menyambut selesainya proyek tersebut, Hoshi mengungkapkan rasa bahagianya karena dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak untuk belajar dan meraih mimpi mereka.

Aksi sosial ini sekaligus menambah daftar panjang kontribusi kemanusiaan yang telah dilakukan sang idol. Sejak bergabung dalam Honor Society pada 2021, Hoshi dikenal aktif mendukung berbagai program sosial dan pendidikan. Ia pernah memberikan bantuan kepada sekolah panti asuhan nasional di Laos, mendukung kesejahteraan prajurit Korea Selatan, hingga mendanai program beasiswa bagi para pelajar di kampung halamannya.

Di tengah popularitas global yang terus meningkat, langkah Hoshi menunjukkan bahwa pengaruh seorang artis tidak hanya dapat dirasakan melalui karya dan hiburan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membawa perubahan bagi kehidupan banyak orang.

Pembangunan lima ruang kelas di Zambia mungkin tidak menghasilkan rekor penjualan album atau jutaan tayangan video. Namun bagi sekitar 250 anak yang kini memiliki tempat belajar yang lebih layak, kontribusi Hoshi telah membuka pintu menuju masa depan yang lebih cerah.

Tak heran jika banyak penggemar menyebut aksi tersebut sebagai salah satu pencapaian paling membanggakan dari Hoshi. Di luar gemerlap dunia hiburan, ia membuktikan bahwa kepedulian dan pendidikan dapat menjadi warisan yang jauh lebih berarti bagi generasi mendatang.(*)

Kontributor: Rika

Editor: Abdel Rafi