
TRENGGALEK, CAKRAWARTA.com – Kodam V/Brawijaya menurunkan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, untuk memastikan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berjalan sesuai tujuan penguatan ekonomi desa, Rabu (28/1/2026).
Peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi pembangunan koperasi dan didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro. Tim Wasev dipimpin Kolonel Inf Agus Supriyanto.
Kolonel Agus menegaskan, kehadiran Tim Wasev tidak semata memeriksa aspek administratif dan fisik bangunan, tetapi memastikan koperasi benar-benar dapat berfungsi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar proyek pembangunan. Ini adalah sarana strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi desa. Karena itu, kualitas, ketepatan waktu, dan akuntabilitasnya harus dijaga sejak awal,” ujar Agus.
Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan Dandim 0806/Trenggalek di Markas Kodim setempat. Dalam paparannya, Letkol Roy menyampaikan perkembangan pembangunan KDKMP, pola pendampingan yang dilakukan aparat teritorial, serta sejumlah kendala teknis di lapangan, seperti faktor cuaca dan distribusi material.
Usai paparan, Tim Wasev meninjau langsung lima titik pembangunan koperasi yang tersebar di beberapa kecamatan di Trenggalek. Peninjauan lapangan dilakukan untuk mencocokkan laporan administrasi dengan kondisi fisik bangunan.
Di lokasi, Tim Wasev memeriksa kualitas konstruksi, kesesuaian spesifikasi teknis, serta efektivitas pengawasan selama proses pembangunan. Tim juga berdialog dengan konsultan pengawas dan tenaga pelaksana untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar.
Letkol Roy menegaskan komitmen Kodim 0806/Trenggalek untuk mengawal pembangunan Koperasi Desa Merah Putih hingga tuntas dan berfungsi optimal. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan melalui peran Babinsa di masing-masing desa.
“Pendampingan ini bertujuan memastikan koperasi nantinya benar-benar dimanfaatkan masyarakat, bukan hanya berdiri sebagai bangunan fisik,” kata Roy.
Ia menambahkan, koperasi diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus sarana edukasi pengelolaan usaha yang transparan dan profesional bagi warga desa.
Dengan pengawasan berlapis serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Trenggalek diharapkan menjadi fondasi penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan warga.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi



