HUT Ke-18 Sigi, Semangat Bangkit dari Bencana Menguat

Kasrem 132/Tadulako Kolonel Inf Antonius Totok Chrishardjoko saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-18 Kabupaten Sigi digelar di Taman Likuefaksi, Jalan Lasoso, Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah, Rabu (24/6/2026). (foto: Penrem 132/Tdl untuk Cakrawarta)

SIGI, CAKRAWARTA.com – Kabupaten Sigi menandai usia ke-18 dengan meneguhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk pemulihan pascagempa.

Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-18 Kabupaten Sigi digelar di Taman Likuefaksi, Jalan Lasoso, Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah, Rabu (24/6/2026). Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Sigi, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan warga.

Komando Resor Militer 132/Tadulako turut hadir dalam peringatan itu. Komandan Korem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H diwakili Kepala Staf Korem 132/Tadulako Kolonel Inf Antonius Totok Chrishardjoko.

Mengusung tema “Sigi Peduli, Sigi Berbagi, Sigi Maju, Pakaroso”, peringatan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditopang pembangunan fisik, melainkan juga kepedulian sosial dan kekuatan masyarakat untuk saling menopang.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah yang dibacakan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, masyarakat Sigi dinilai telah menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi berbagai ujian, terutama ketika bencana gempa bumi melanda wilayah itu.

“Masyarakat Sigi telah membuktikan kemampuannya dalam menghadapi berbagai cobaan, termasuk saat terjadi gempa bumi. Masyarakat saling membantu, saling menguatkan, dan bergotong royong untuk bangkit bersama,” kata Reny saat membacakan sambutan gubernur.

Menurut dia, pengalaman menghadapi bencana telah membentuk daya tahan sosial masyarakat Sigi. Semangat untuk bangkit bersama itu menjadi modal penting dalam melanjutkan pembangunan daerah.

Peringatan hari jadi tersebut diisi dengan penampilan seni dan budaya, pemberian penghargaan kepada tokoh serta pihak yang dinilai berkontribusi bagi pembangunan daerah, juga sejumlah kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI, kepolisian, dan berbagai elemen masyarakat dalam peringatan itu mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Sigi.(*)

Kontributor: Johannes Doblang 

Editor: Abdel Rafi