
SEOUL, CAKRAWARTA.com – Aktor Korea Selatan Hong Min Gi tengah menjadi sorotan setelah seorang influencer menudingnya melakukan kekerasan dalam hubungan. Tuduhan tersebut langsung dibantah oleh agensi sang aktor, Fable Company.
Pada awak media, Rabu (19/8/2026), Fable Company menyatakan kepada media Korea bahwa tuduhan terhadap Hong Min Gi “tidak benar”. Agensi tersebut juga mengatakan masih melakukan peninjauan internal terkait persoalan itu.
Sebelumnya pada hari yang sama, seorang influencer mengunggah pernyataan di media sosial dan menuding Hong Min Gi melakukan kekerasan terhadap dirinya.
Dalam unggahannya, influencer tersebut mengklaim Hong Min Gi sempat melempar botol soju ke arahnya. Ia juga menuduh sang aktor memukul bagian bahunya, mendorong tubuhnya, hingga mencengkeram lehernya.
Influencer itu kemudian mengaku telah mengirimkan pemberitahuan resmi melalui kuasa hukumnya. Ia juga mengunggah foto Hong Min Gi untuk memperjelas sosok yang dimaksud dalam tuduhannya.
Namun, hingga kini, tuduhan tersebut masih berupa klaim dari pihak influencer. Belum ada keterangan independen yang mengonfirmasi tuduhan tersebut, sementara Fable Company secara tegas menyatakan bahwa tuduhan itu tidak benar.
Agensi belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai langkah hukum maupun hasil peninjauan internal yang sedang dilakukan.
Nama Hong Min Gi Sedang Naik
Kontroversi tersebut muncul ketika karier Hong Min Gi tengah berkembang. Aktor kelahiran 2002 itu mulai berakting pada 2020 dan kemudian tampil dalam sejumlah drama Korea, termasuk Love Your Enemy, Study Group, Crushology 101, dan Trigger. Ia juga dikenal melalui perannya sebagai Park Geon Yeop dalam Study Group.
Hong Min Gi berada di bawah naungan Fable Company, agensi yang juga menaungi sejumlah aktor Korea, termasuk Choi Woo-shik dan Nam Joo-hyuk.
Pada 2026, Hong Min Gi juga membintangi drama To My Beloved Thief, yang menempatkannya sebagai salah satu pemeran penting dan mendapat perhatian atas penampilannya.
Sementara itu, ia disebut baru menyelesaikan proses produksi Study Group 2. Belum diketahui apakah kontroversi terbaru ini akan berdampak terhadap aktivitas promosi maupun proyek-proyeknya ke depan.
Fable Company hingga kini masih melakukan peninjauan internal. Publik pun masih menunggu penjelasan lebih lengkap dari pihak agensi maupun pihak yang menyampaikan tuduhan tersebut.(*)
Kontributor: Rika
Editor: Abdel Rafi








