
SEOUL, CAKRAWARTA.com – Aksi San, anggota grup K-pop ATEEZ, dalam seremoni kickoff laga persahabatan Manchester City melawan Atletico Madrid di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, pada 9 Agustus 2026, menuai sorotan di media sosial.
San tampil mengenakan jersey Atletico Madrid dan memperagakan koreografi ikoniknya dalam lagu “BAD” sebelum melakukan kickoff. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada bintang sepak bola Korea Selatan, Lee Kang-in, yang menjalani debutnya bersama Atletico Madrid.
Aksi San di lapangan langsung mendapat sambutan meriah dari penonton yang hadir di stadion. Namun, respons berbeda muncul di media sosial, terutama dari sebagian penggemar sepak bola internasional.
Sejumlah akun mengejek gerakan tari San dan mengaitkannya dengan K-pop serta budaya Asia. Bahkan, muncul komentar bernada rasis, xenofobia, dan homofobia yang ditujukan kepada San.
Gelombang komentar negatif tersebut kemudian memicu reaksi dari penggemar ATEEZ dan pengguna media sosial lainnya. Mereka membela San dan menilai aksi tersebut justru merupakan bagian dari konsep acara yang mempertemukan dua kekuatan budaya populer Korea Selatan, yakni sepak bola dan K-pop.
Para penggemar juga mengkritik komentar bernada kebencian yang muncul hanya karena San menampilkan tarian sebelum melakukan kickoff.
Bagi mereka, kehadiran San dalam pertandingan tersebut bukan sekadar hiburan. Aksi itu menjadi bagian dari upaya menjembatani budaya K-pop dengan sepak bola dalam sebuah pertandingan internasional yang digelar di Seoul.
Kontroversi ini kembali memperlihatkan bagaimana pertemuan antara budaya populer Asia dan komunitas olahraga global dapat memunculkan respons beragam di ruang digital. Di satu sisi, aksi San mendapat sorakan positif dari penonton stadion. Di sisi lain, sebagian pengguna media sosial justru menjadikannya sasaran ejekan dan komentar diskriminatif.
Meski demikian, para penggemar ATEEZ memilih membalas gelombang cibiran tersebut dengan menegaskan bahwa San hadir untuk merayakan pertandingan, mendukung Lee Kang-in, sekaligus membawa unsur K-pop ke tengah atmosfer sepak bola internasional.
Aksi singkat sebelum kickoff itu pun akhirnya menjadi salah satu momen yang paling ramai diperbincangkan dari pertandingan Manchester City dan Atletico Madrid di Seoul.(*)
Kontributor: Rika
Editor: Rafel








