Sunday, February 25, 2024
HomePolitikaDituduh "Halalkan Pembakaran Manusia", Munarman FPI: Media Abal-Abal dan Hoax Itu!

Dituduh “Halalkan Pembakaran Manusia”, Munarman FPI: Media Abal-Abal dan Hoax Itu!

Judul pemberitaan bombastis dari media daring bernama www.tribungroup.com yang dimuat Kamis (10/8/2017) silam dan menuduh Munarman FPI menghalalkan pembakaran terduga pencurian toa di sebuah Mushola di Bekasi, Jawa Barat beberapa pekan lalu.
Judul pemberitaan bombastis dari media daring bernama www.tribungroup.com yang dimuat Kamis (10/8/2017) silam dan menuduh Munarman FPI menghalalkan pembakaran terduga pencurian toa di sebuah Mushola di Bekasi, Jawa Barat beberapa pekan lalu.

JAKARTA – Sebuah media daring bernama www.tribungroup.com memuat pemberitaan bombastis berjudul “FPI Sebut Jangankan Manusia, Binatang Pun Halal Dibakar Jika Mencuri” yang menyebutkan tokoh Front Pembela Islam (FPI) sebagai Ketum FPI dan memberikan pernyataan kontroversial terkait pembakaran sosok MA di Bekasi beberapa hari lalu.

Media daring tribungroup.com memuat berita bombastis tersebut pada Kamis (10/8/2017) dan menukil pernyataan Munarman yang halalkan pembakaran atas MA yang diduga mencuri toa sebuah Mushola itu.

“Soal membakar itu kan tidak boleh dalam agama. Namun, jangankan manusia binatang sekalipun halal untuk kita bakar jika mencuri apalagi sudah jelas mencuri perlengkapan masjid, sunguh dosa yang tak bisa dimaafkan,” tutur Munarman sebagaimana dikutip media daring tribungroup.com itu.

Kerap saja nama Munarman dan FPI yang dinukil media tersebut membuat pemberitaan dimaksud viral dan menghebohkan publik khusus warganet.

Untuk mengonfirmasi kebenaran berita tersebut, redaksi www.cakrawarta.com menghubungi Munarman dari FPI. Kami mencoba memberikan tautan berita dimaksud dan meminta klarifikasi.

Itu berita apa sih? media apa itu? Saya tidak pernah berkomentar apapun soal peristiwa itu (pembakaran MA di Bekasi, red),” ujar Munarman kepada redaksi cakrawarta.com, Selasa (22/8/2017) siang.

Munarman bahkan menambahkan bahwa dirinya merasa heran dengan pembuat berita karena menyebut dirinya sebagai Ketua FPI.

“Dan mana bisa pembuat berita hoax itu, saya ditulis sebagai Ketua FPI. Sejak kapan saya jadi ketua FPI? imbuh Munarman.

Karenanya dia memastikan bahwa pemberitaan tersebut hoax (fitnah) dan kredibilitas medianya dipertanyakan.

“Super hoax itu berita dan jelas media abal abal itu,” tandas Munarman mengakhiri pernyataannya.

(bm/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular