Berita Terpercaya Tajam Terkini

Diduga Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Dewa Napitulu Minta Pihak Berwajib Usut Tuntas Pelaku Penimbunan di Siak

(foto: istimewa)

 

SIAK – MA yang diduga oknum Humas, diduga lakukan dugaan Penimbunan Ratusan Ton Besi milik PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).

“Dugaan penimbunan ratusan ton besi milik PT HKI, ditemukan dikebun Sawit milik warga yang berlokasikan di Kampung Bekalar, Kecamatan Kandis Kabupaten Siak,” ungkap salah seorang narasumber yang tidak ingin disebutkan nama dan identitasnya oleh awak media, pada Selasa (12/5/2020) kemarin.

Menurut Pengakuan warga dan ketua RT bahwa besi tersebut diduga ditimbun oleh oknum berinisial RZ dari pihak perusahaan PT HKI.

“Oknum berinisial MA yang diduga selaku oknum yang menjabat sebagai Humas PT HKI sekaligus pemilik kebun sawit tempat dimana ratusan ton besi diduga ditimbun,” beber sang narasumber.

Menurut MA di saat bertemu di TKP, memang dirinya mengakui besi yang ditimbun di lahan kebun miliknya adalah besi milik PT HKI, untuk material pembangunan jalan  Tol Pekanbaru-Dumai.

“Besi tersebut sudah dua bulan ditimbun di kebun saya dan besi ini diketahui oleh RZ dari pihak PT HKI, juga pihak security perusahaan.  Besi ini ditimbun di sini sebab gudang PT HKI penuh. Jarak workshop PT HKI dengan kebun MA tempat menampung besi tersebut lebih kurang 18 KM, selain besi potongan, banyak juga besi belum pernah terpakai kembali,” ungkap narasumber yang mengulangi pernyataan MA.

Ketua Satgas Anti Korupsi Lembaga Pemantau Masyarakat (LPM-RI) propinsi Riau, Dewa Napitupulum, “Sangat menyayangkan perbuatan tersebut”.

Untuk diketahui, perusahaan PT HKI memiliki gudang tempat penyimpanan barang material. Ratusan ton besi milik perusahaan yang diduga ditimbun di kebun sawit warga, memiliki jarak yang sangat jauh dan harus ditempuh dengan menempuh jalan berlubang.

“Saya meminta pihak terkait untuk menindaklanjuti temuan dan oknum yang diduga terlibat dalam permainan dugaan penimbunan ratusan ton besi milik PT HKI yang merupakan perusahaan milik Negara ink. Harus diusut tuntas, karena ini sudah keterlaluan. Perbuatan ini jelas diduga dapat mengurangi volume pekerjaan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dan dapat merugikan negara dimana ratusan ton besi milik PT HKI merupakan aset negara dan menurut informasi, kejadian tersebut diduga sudah di ketahui oleh pihak PT HKI,” ungkap Dewa.

“Bukan pekdum 3 bang,” jawab Yulianto salah seorang pegawai PT HKI yang berlokasikan, di Jalan Simpang Gelombang Kandis Kabupaten Siak. Jawaban itu didapat saat pihak awak media melakukan konfirmasiWkonfirmasi lewat whatsapp pribadinya, Selasa (12/5/2020).

Saat kembali dipertanyakan apa maksud Pekdum 3, dirinya (Yulianto) kembali menjawab ” Iya, itu bukan barang kita bos.”

Belum usai melakukan konfirmasi, tampak terlihat dilayar WhatsApp milik awak media. Diduga Yulianto melakukan pemblokiran, serta tampak terlihat beberapa pesan yang belum sempat dibaca awak media dan di screnshoot dihapus.

Sementara oknum yang mengaku bernama Nanang, yang juga diduga merupakan Humas PT HKI (Hutama Karya Infrastruktur), saat disampaikan via WhatsApp pribadinya untuk dirinya dapat mengangkat telepon awak media agar dapat dikonfirmasi langsung via telepon seluler pribadinya, ia menjawab, ” 🙏sy lg rapat pak “, jawab Nanang via WhatsApp pribadinya pada awak media, Selasa (12/5/2020) pukul 13.10 WIB

Awak mediapun melakukan konfirmasi hal yang sama dilakukan kepada Yulianto yakni mempertanyakan akan dugaan penimbunan besi beton milik PT HKI, yang diduga dilakukan oleh pihak PT HKI sendiri via WhatsApp Pribadinya.Selasa (12/5/2020) 17.21 WIB.

Hingga berita ini dipublikasikan, sungguh amat disayangkan awak media belum mendapatkan jawaban yang diinginkan. Konfirmasi yang dilakukan kepada Nanang, hanya sekedar dibaca saja tanpa jawaban.

(Anhar Rosal/bti)

Comments are closed.