Di Pedalaman Papua, Prajurit TNI Membuka Layanan Kesehatan untuk Warga Teluk Bintuni

Tim kesehatan Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 410/Alugoro saat memberikan layanan kesehatan gratis pada warga Kampung Jagiro, Distrik Moskona Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (14/5/2026). (foto: Pen Yonif 410/Alugoro untuk Cakrawarta)

TELUK BINTUNI, CAKRAWARTA.com – Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di pedalaman Papua Barat, prajurit Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 410/Alugoro membuka pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kampung Jagiro, Distrik Moskona Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang digelar personel Pos Jagiro itu menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan pemeriksaan medis dasar.

Dalam pelayanan tersebut, tim kesehatan Satgas memberikan pemeriksaan umum, pengobatan ringan, serta penyuluhan mengenai pola hidup bersih dan sehat kepada warga kampung.

Kehadiran prajurit TNI disambut antusias masyarakat. Sejumlah warga mendatangi lokasi pelayanan sejak pagi untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Komandan Pos Jagiro menyebutkan, kegiatan pelayanan kesehatan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman Papua Barat.

“Melalui pelayanan ini kami ingin membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses kesehatan, sekaligus mempererat kedekatan antara TNI dan warga,” ujarnya.

Pelayanan kesehatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Perawat Internasional. Momentum itu dimanfaatkan personel Satgas untuk mengajak masyarakat semakin memperhatikan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Bagi warga Jagiro, pelayanan kesehatan keliling seperti itu menjadi bantuan yang berarti. Selain memudahkan akses pemeriksaan, kehadiran aparat di kampung juga menghadirkan rasa diperhatikan di tengah keterisolasian wilayah pedalaman.(*)

Kontributor: Jhonni

Editor: Abdel Rafi