
NGANJUK, CAKRAWARTA.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di sejumlah wilayah Jawa Timur dinilai mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi serta mendorong aktivitas ekonomi di daerah.
Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, mengatakan hingga saat ini tujuh Jembatan Perintis Garuda tahap II yang dibangun di wilayah jajaran Korem 081/DSJ telah rampung seluruhnya.
“Sejauh ini kami telah membangun tujuh Jembatan Perintis Garuda dan semuanya sudah selesai. Ke depan jumlahnya masih akan bertambah karena pada tahap III akan dibangun jembatan serupa di beberapa titik lainnya,” ujar Untoro usai mengikuti peluncuran program pembangunan 218 Jembatan Perintis Garuda dan persiapan pemasangan Jembatan Armco oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara virtual dari Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Senin (9/3/2026).
Menurut Untoro, keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah yang sebelumnya terhambat akses transportasi.
Ia mencontohkan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bagor Wetan yang menjadi penghubung antar-kecamatan dan memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas masyarakat.
“Jembatan ini sangat membantu mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, pertanian, layanan kesehatan, maupun aktivitas sosial lainnya,” katanya.
Selain pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Korem 081/DSJ juga bersiap memasang sejumlah Jembatan Armco di beberapa wilayah.
Menurut Untoro, total terdapat sebelas titik pemasangan Jembatan Armco di wilayah jajaran Korem 081/DSJ, yaitu dua titik di Kabupaten Ponorogo, satu titik di Trenggalek, lima titik di Tulungagung, dan tiga titik di Blitar.
Pembangunan dan pemasangan jembatan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
Peluncuran 218 Jembatan Perintis Garuda dan persiapan pemasangan Jembatan Armco oleh Kepala Staf Angkatan Darat dilaksanakan secara terpusat di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dan diikuti secara virtual oleh satuan jajaran TNI AD di berbagai daerah.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembukaan akses wilayah.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi



