Monday, April 15, 2024
HomeGagasanAhok Kian Berulah, Kemana DPRD DKI?

Ahok Kian Berulah, Kemana DPRD DKI?

6281267805333

Hak Menyatakan Pendapat (HMP) adalah salah satu dari hak-hak yang dimiliki oleh anggota DPRD (dewan perwakilan rakyat daerah), yang disahkan oleh konstitusi negara kita. HMP digunakan apabila memang daerah dalam keadaan situasi dan kondisi yang sudah tidak memungkinkan lagi berjalan kondusif seperti saat ini yang diakibatkan oleh eksekutif. Kondisi DKI Jakarta saat ini memang sudah kritis, dimana wibawa anggota DPRD sudah dikebiri seakan-akan DPRD sudah tidak diperlukan lagi sebagai lembaga legislatif oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok.

Ahok seakan melenggang bebas tanpa aturan yang membatasi, celotehan Ahok di media massa seakan-akan dia yang menentukan arah kebijakan program di ibu kota negara ini. Banyak melakukan kegiatan tanpa ada koordinasi dengan DPRD, melakukan pungutan dari para pengusaha dan menggunakannya tanpa ada yang mengontrol, serta kesalahan-kesalahan lain yang sangat banyak, baik itu izin reklamasi maupun kasus yang sangat besar dan merugikan negara yaitu kasus Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW)’. Semuanya dilaksnakan tanpa payung hukum yang jelas.

Penggusuran yang mengatasnamakan pembangunan tanpa ada diskusi, dialog serta menganggap warga telah melanggar tinggal di lahan negara dan wajib “disingkirkan” dengan cara-cara tidal maniawi. Sementara DPRD DKI Jakarta seolah membiarkan Ahok melakukan semua kesalahan yang membuat kegaduhan politik dan sosial. Pemerintah pusat pun sampai turun tangan hanya sebatas menegur tanpa sanksi atas kesalahan Ahok misalnya pada kasus reklamasi.

DPRD terpecah belah, para anggotanya hanya berani sendiri-sendiri mengomentari perlakuan Ahok tanpa sikap politik maupun hukum yang jelas. Dewan legislatif Jakarta tidak tegas padahal secara konstitusi anggota DPRD berhak memanggil Ahok. Hak angket pernah dilaksanakan tapi hilang begitu saja seiring hilangnya wibawa wakil rakyat yang terhormat. Para wakil rakyat itu seolah hanya duduk melongo melihat sepak terjang Ahok yang kian liar tanpa memperhatikan aturan yang ada. Mereka terlihat terpasung oleh masalah sendiri yang memang sudah menjadi jebakan Ahok sendiri untuk para anggota dewan.

Saatnya para anggota dewan melakukan perbaikan, kinerja yang melemah harus kembali dibuktikan. Para legislator ibukota itu semestinya bisa menunjukkan bahwa anggota dewan adalah wakil rakyat sejati dan siap berjuang untuk rakyat.

Rakyat sangat berharap sekali khususnya kepada fraksi PDI Perjuangan sebagai partai terbesar dan memiliki anggota dewan terbanyak. Rakyat menanti dan menunggu sikap PDIP sebagai partai wong cilik. Mestinya bisa dilihat bagaimana Ahok sekarang banyak mengkhianati komitmen-komitmen politiknya.

Fraksi partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PKS, PPP, PAN dan PKB bersatulah untuk mengembalikan citra anggota dewan untuk rakyat Jakarta. Sementara fraksi partai Nasdem dan Hanura dimana partainya akan mengusung Ahok, kami sangat berharap untuk masalah kewibawaan atau marwah anggota dewan, tolong lupakan kepentingan sesaat untuk kepentingan rakyat jangka panjang. Kami khawatir keadaan ini akan menjadi contoh yang buruk untuk daerah-daerah lain, sehingga mengikuti cara-cara Ahok. Mantan anggota DPR itu dalam melaksanakan jabatannya sebagai Gubernur DKI membuat sistem ketatanegaraan kita tidak kondusif dan mengarah pada kehancuran sistem bernegara.

Bersatunya semua fraksi di DPRD DKI Jakarta untuk menggunakan HMPnya adalah bentuk perlawanan terhadap Ahok yang melawan konstitusi. Sudah semestiny kita mengembalikan konstiusi ini ke tangan DPRD, agar Jakarta kembali normal sesuai dengan aturan, tenang dan tidak mendengar lagi cacian, sumpah serapah maupun perkataan kotor untuk anggota dewan dari seorang Gubernur yang kerap melanggar at urban dalam menjalankan tugasnya.

Kami, rakyat Jakarta sangat menunggu “pedang keadilan” diayunkan oleh para anggota DPRD DKI Jakarta. Mewujudkan HMP sebagai bukti bahwa mereka berada di pihak rakyat, bukan penguasa dzolim. Kami menunggu dengan harapan yang sangat tinggi, kedatangan kami pada 20 Mei kemarin adalah bukti nyata kami mendukung para anggota dewan. Selamat melaksnakan HMP semoga Tuhan Yang Maha Kuasa merestui perjuangan para anggota dewan yang kami cintai.

JAMRAN

Kordinator AMJU (Aliansi Masyarakat Jakarta Utara)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular