
PAMEKASAN, CAKRAWARTA.com –Pelajar Islam Indonesia (PII) Pamekasan, Jawa Timur, menggelar Konferensi Daerah (Konferda) sebagai bagian dari proses regenerasi dan estafet kepemimpinan organisasi. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya dan merumuskan arah gerak organisasi ke depan.
Konferda Pengurus Daerah (PD) PII Pamekasan digelar di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan kader PII dari sejumlah sekolah di Pamekasan serta dihadiri perwakilan Pengurus Wilayah PII Jawa Timur dan keluarga besar PII.
Ketua PD PII Pamekasan yang akan berakhir masa jabatannya, Muhammad Mikhail Al-Farizy mengatakan bahwa Konferda diikuti sekitar 28 pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di wilayah Pamekasan.
Menurut dia, forum tersebut memiliki arti penting bagi keberlanjutan organisasi karena menjadi momentum untuk melakukan estafet kepemimpinan sekaligus menyusun arah gerak PII Pamekasan pada periode berikutnya.
“Konferda menjadi momentum untuk melakukan estafet kepemimpinan sekaligus merumuskan arah gerak organisasi ke depan,” kata Mikhail.
Selain membahas keberlanjutan organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar anggota, pengurus, dan alumni yang tergabung dalam keluarga besar PII.
Evaluasi dan Pemilihan Pengurus Baru
Konferda dikemas dalam forum musyawarah daerah. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya.
Forum selanjutnya membahas berbagai agenda organisasi, termasuk evaluasi kepengurusan dan perumusan arah gerak PII Pamekasan. Salah satu agenda utama adalah pemilihan dan penetapan struktur kepengurusan baru.
Kehadiran unsur pengurus wilayah serta keluarga besar PII diharapkan memberikan perspektif dan dukungan bagi proses regenerasi tersebut.
Regenerasi, dalam konteks organisasi pelajar, tidak hanya berkaitan dengan pergantian struktur kepengurusan. Proses tersebut juga menjadi bagian dari pembelajaran kepemimpinan bagi kader untuk mengenal mekanisme musyawarah, menyampaikan gagasan, mengambil keputusan, dan mempertanggungjawabkan amanah organisasi.
Dukungan Keluarga Besar PII
Dukungan terhadap pelaksanaan Konferda juga disampaikan keluarga besar PII Pamekasan. Salah seorang anggota Keluarga Besar PII (KB PII) Wati Kabupaten Pamekasan, Putri Faradina, berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang baik bagi organisasi.
“MasyaAllah, semoga lancar dan banyak keputusan baik yang ditetapkan. Semangat teman-teman PD (PII Pamekasan, red.),” ujar Putri.
Konferda tersebut diharapkan menghasilkan kepengurusan baru sekaligus arah gerak organisasi yang mampu menjawab kebutuhan kader dan dinamika pelajar di Pamekasan.
Bagi PII Pamekasan, estafet kepemimpinan melalui forum musyawarah menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan organisasi sekaligus menyiapkan kader-kader baru untuk melanjutkan kerja dan pengabdian organisasi.(*)
Kontributor: Inung
Editor: Abdel Rafi








