
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Musyawarah Nasional (Munas) III Perkumpulan Rekanan Jasa Konstruksi Indonesia (PERJASI) dan Asosiasi Tenaga Ahli dan Terampil Konstruksi Indonesia (APTAKSINDO) dijadwalkan berlangsung pada 12-13 Agustus 2026 di Surabaya. Forum tertinggi organisasi tersebut akan memfokuskan pembahasan pada regenerasi kepemimpinan, penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), serta penguatan tata kelola organisasi.
Ketua Panitia Pelaksana Munas III, Mohammad Syarifudin Abdillah, mengatakan hingga awal Agustus panitia telah menerima konfirmasi kehadiran dari 15 Badan Pimpinan Provinsi (BPP) PERJASI dan APTAKSINDO dari berbagai daerah di Indonesia.
“Munas bukan hanya menjadi forum evaluasi organisasi, tetapi juga momentum untuk menyusun arah kebijakan, melakukan regenerasi kepemimpinan, serta menyempurnakan AD/ART agar selaras dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan pembangunan nasional,” kata Syarifudin seusai rapat pleno persiapan di Leedon Hotel & Suites Surabaya, Kamis (6/8/2026).
Menurut dia, tema “Bersatu, Berkarya, Membangun Negeri” dipilih sebagai refleksi komitmen kedua organisasi untuk memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan kontribusi sektor jasa konstruksi terhadap pembangunan nasional.
Salah satu agenda utama Munas adalah pembahasan revisi AD/ART sebagai respons terhadap perkembangan regulasi di bidang jasa konstruksi, pengadaan barang dan jasa pemerintah, digitalisasi layanan, serta tuntutan tata kelola organisasi yang semakin modern.
“Perubahan AD/ART diperlukan agar organisasi tetap memiliki legitimasi, kredibilitas, dan mampu beradaptasi dengan dinamika regulasi maupun kebutuhan dunia konstruksi,” ujarnya.
Selain penyempurnaan aturan organisasi, Munas III juga akan menjadi ajang regenerasi kepemimpinan di tingkat Badan Pimpinan Nasional (BPN). Syarifudin menilai proses tersebut penting untuk menyiapkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi.
“Kami berharap kepengurusan baru nantinya dapat memperkuat peran PERJASI dan APTAKSINDO sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan sektor jasa konstruksi yang profesional, inovatif, dan berdaya saing,” katanya.
Agenda Munas juga mencakup penguatan sistem tata kelola organisasi, mulai dari mekanisme pemilihan pengurus yang lebih demokratis, penguatan kaderisasi, penyelesaian sengketa internal, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan organisasi.
Rapat pleno persiapan turut dihadiri unsur Dewan Pendiri serta jajaran Badan Pimpinan Nasional PERJASI dan APTAKSINDO untuk memastikan seluruh rangkaian Munas III berjalan sesuai prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas.(*)
Kontributor: Tommy
Editor: Abdel Rafi








