
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – NU Care-LAZISNU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur membuka Program Beasiswa Santri Tahfidz 2026 dengan kuota terbatas, yakni hanya sembilan peserta. Program yang bekerja sama dengan Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Malang, itu ditujukan untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang memiliki bekal keilmuan, karakter, dan keterampilan hidup.
Pendaftaran telah dibuka sejak 3 Agustus 2026 dan akan ditutup secara otomatis setelah kuota terpenuhi.
Direktur NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Timur, Moch Rofi’i Boenawi, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar memperluas akses pendidikan keagamaan sekaligus menyiapkan kader-kader Qur’ani yang mampu berkontribusi bagi masyarakat.
“Program ini tidak hanya bertujuan mencetak hafidz Al-Qur’an, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan siap mengabdi kepada umat,” kata Rofi’i di Surabaya, Rabu (5/8/2026).
Menurut dia, pembinaan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada hafalan Al-Qur’an. Para penerima beasiswa juga akan mengikuti pendalaman ilmu agama melalui kajian kitab kuning, pembiasaan ibadah, pelatihan kewirausahaan, serta berbagai tradisi kepesantrenan seperti istighotsah, tahlil, dan pembacaan Diba’.
“Seluruh rangkaian pembinaan dirancang agar para santri memiliki keseimbangan antara kecerdasan spiritual, intelektual, dan keterampilan hidup,” ujarnya.
Rofi’i menjelaskan, calon peserta harus memiliki komitmen kuat untuk menghafalkan Al-Qur’an dan bersedia mengikuti seluruh program secara penuh. Karena itu, peserta tidak diperkenankan sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi agar dapat fokus menjalani pembinaan di lingkungan pesantren.
Ia mengimbau masyarakat yang memenuhi persyaratan agar segera memanfaatkan kesempatan tersebut mengingat jumlah penerima beasiswa sangat terbatas.
“Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para calon santri yang memiliki semangat menghafalkan Al-Qur’an. Semoga program ini melahirkan generasi Qur’ani yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” katanya.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui formulir yang disediakan panitia, sedangkan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan resmi NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Timur.(*)
Kontributor: Cak Edy
Editor: Abdel Rafi








