
MAKASSAR, CAKRAWARTA.com – Memasuki hari kelima pascakebakaran yang meludeskan 56 rumah di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, kebutuhan pangan bagi ratusan penyintas masih menjadi perhatian utama. Sebanyak 329 warga yang masih bertahan di pengungsian menerima bantuan makanan siap santap dari DT Peduli Sulawesi Selatan bersama Hisana Makassar Raya.
Bantuan tersebut disalurkan selama tiga hari, mulai hari ini, Selasa (4/8/2026) hingga Kamis (6/8/2026). Setiap hari, sebanyak 310 paket makanan dibagikan langsung kepada para penyintas sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 930 paket.
Seluruh bantuan diprioritaskan bagi warga terdampak di RT 04 dan RT 05 Kelurahan Tallo. Anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia menerima bantuan secara merata untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan selama masa pengungsian.
Di antara para penerima bantuan, anak-anak tampak menyambut pembagian makanan dengan antusias. Salah satunya Arya (13), yang mengaku bersyukur dapat menikmati sarapan setelah beberapa hari hidup di pengungsian.
“Alhamdulillah saya mendapatkan paket makanan. Terima kasih, kami bisa sarapan pagi. Tadi saya sangat lapar, sekarang sudah bisa makan,” ujarnya.
Staf Program DT Peduli Sulawesi Selatan, Fergiawan, mengatakan bahwa penyaluran makanan siap santap merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan gizi penyintas setelah beberapa hari pertama difokuskan pada penyediaan air minum, sarapan bubur, layanan kesehatan, dan kegiatan trauma healing.
“Memasuki hari kelima, kami bersama Hisana Makassar Raya menyalurkan 310 paket makanan setiap hari selama tiga hari. Kami melihat kebutuhan akan makanan bergizi yang praktis sangat mendesak, terutama bagi anak-anak, tetapi juga bagi orang dewasa dan lansia. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang masih bertahan di pengungsian,” kata Fergiawan.
Distribusi bantuan dilakukan langsung di posko pengungsian agar penyalurannya tepat sasaran. Tim DT Peduli Sulawesi Selatan dan Hisana Makassar Raya turut terlibat dalam proses pembagian kepada para penyintas.
Kebakaran yang terjadi di Kelurahan Tallo menghanguskan 56 rumah dan memaksa 329 warga mengungsi. Memasuki masa pemulihan, kebutuhan dasar, terutama pangan, masih menjadi tantangan yang harus dipenuhi sembari warga menunggu proses penanganan dan pemulihan pascabencana.
DT Peduli Sulawesi Selatan mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi membantu para penyintas. Menurut lembaga tersebut, proses pemulihan tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat dan membutuhkan dukungan berbagai pihak hingga warga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.(*)
Kontributor: Mirah
Editor: Abdel Rafi








