
JAKARTA, CAKRAWARTA.com – Nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia yang digelar Polsek Koja di Markas Polsek Koja, Jakarta Utara, Senin (20/7/2026) dini hari, dimanfaatkan sebagai ruang membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Kegiatan tersebut mempertemukan aparat kepolisian, awak media, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur TNI dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban.
Kapolsek Koja Kompol Dr. H. Andry Suharto memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi jajaran pejabat utama Polsek Koja. Hadir pula perwakilan berbagai organisasi dan elemen masyarakat, antara lain GRIB Jaya, Forum Betawi Rempug (FBR), Brader Priok Ojol Koja, Pemuda Pancasila, Madas, BPPKB, Laskar Merah Putih, LMK Koja, FKDM Koja, Pokdar Kamtibmas, Mitra TNI, Satpol PP, serta personel TNI.
Menurut Andry, kegiatan nobar tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi dan membangun kepercayaan antara kepolisian dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat silaturahmi antara Polri, awak media, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. Kebersamaan seperti ini diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Koja,” ujar Andry.
Ia menegaskan, terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat, tokoh lingkungan, organisasi kemasyarakatan, serta media menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah.
Sepanjang kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya menikmati jalannya pertandingan final Piala Dunia, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog secara santai mengenai berbagai persoalan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Polsek Koja berharap komunikasi dan kemitraan yang telah terbangun melalui kegiatan semacam ini dapat terus diperkuat. Kolaborasi yang erat antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Jakarta Utara.(*)
Kontributor: Muh. Rudolf
Editor: Abdel Rafi








